Home / Daerah / Health

Jumat, 26 Januari 2024 - 11:22 WIB

Calon Dokter Untirta dan UI Bisa Koas di RSUD Banten, Al Muktabar Resmikan Teaching Hospital

Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat meresmikan Teaching Hospital di RSUD Banten, Kamis, 25 Januari 2024 I Istimewa

Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat meresmikan Teaching Hospital di RSUD Banten, Kamis, 25 Januari 2024 I Istimewa

BagusNews.Co- RSUD Banten sejak tahun 2023 telah menjadi Rumah Sakit (RS) tipe B Pendidikan, sehingga para mahasiswa Fakultas Kedokteran bisa belajar dan menempuh program profesi untuk mendapatkan gelar dokter di rumah sakit milik Pemprov Banten ini.

Guna menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Banten di bidang kesehatan tersebut, Pj Gubernur Banten Al Muktabar didampingi Kepala Dinkes Banten dan unsur Forkopimda telah meresmikan Teaching Hospital di RSUD Banten, Kamis, 25 Januari 2024.

“Kawasan penunjang teaching hospital ini merupakan daya dukung yang dilakukan Pemprov Banten, dalam rangka menyiapkan SDM kesehatan saat ini dan yang akan datang,” kata Al Muktabar dalam sambutannya.

Hingga awal tahun 2024, sudah ada dua perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Pemprov Banten, yaitu Fakultas Kedokteran Untirta dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

Dengan kerjasama tersebut, calon dokter yang menempuh pendidikan di Untirta dan UI bisa belajar dan menyelesaikan program profesi calon dokter di RSUD Banten.

Baca Juga :  Gelar Banten Automotive Exhibition 2022, Al Muktabar Harap Daya Beli Masyarakat Meningkat

Al Muktabar melanjutkan, ke depan tentu berbagai fasilitas penunjang lainnya akan terus dilengkapi guna memperkuat proses edukasi, serta yang utama juga untuk penanganan masyarakat Banten yang berobat ke RSUD Banten.

“Tadi juga kita melihat berbagai peralatan terbarunya seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI) CT Scan serta peralatan penunjang lainnya. Kedepan tentu ini akan terus kita lengkapi,” tuturnya.

Al Muktabar menambahkan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten juga tengah melakukan Pembangunan RS Adhyaksa, dimana itu diharapkan bisa menjadi RS Health Tourism atau RS yang berbasis wisata juga.

“Untuk itu kita juga dorong perbaikan infrastruktur sebagai daya dukung penunjang RS Adhyaksa itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menambahkan, banyak fasilitas penunjang di RSUD Banten sebagai rumah sakit pendidikan, diantaranya penunjang teaching hospital disiapkan ruang belajar yang representatif, auditorium, perpustakaan, ruang arsip serta fasilitas mess putra dan putri yang sedang melaksanakan Koass.

Baca Juga :  45 Calon Anggota Bawaslu Banten Bersaing Ketat untuk Lolos 16 Besar

“Kita sudah bisa menerima para calon dokter umum dan spesialis untuk melakukan praktik disini (koas), yang biasanya itu selama dua tahun,” katanya.

Selanjutnya setelah memiliki kawasan penunjang teaching hospital, kata Ati, RSUD Banten tahun depan akan ada tambahan layanan pembangunan ruang radioterapi bagi penderita kanker, yang saat ini jumlahnya cukup banyak.

“Radioterapi merupakan salah satu mekanisme terapi penyembuhan kanker selain Kemoterapi,” ungkapnya.

Selama ini, lanjut Ati, masyarakat Banten harus ke RS Cipto Mangunkusumo atau RS Dharmais untuk terapi itu. Kedepan, mudah-mudahan itu sudah bisa dipenuhi, karena Pembangunan ruangannya (bangker) akan dilakukan dianggaran murni 2024, sedangkan alatnya akan mendapatkan bantuan dari Kemenkes pada akhir tahun 2024.

“Mudah-mudahan tahun 2025 sudah bisa dioperasikan,” pungkas Ati. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ringankan Beban Wajib Pajak, Pemprov Banten Luncurkan Tabungan PKB

Daerah

Umat Buddha-Hindu di Kota Serang Respek Acara Kirab dan Pentas Budaya Lintas Agama

Daerah

Dindikbud Kota Serang Minta Orang Tua Lapor Ombudsman RI Jika Alami Keberatan PPDB

Daerah

Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans Banten Buka Program Pemagangan di 2023

Daerah

Pj Kepala Daerah Ingin ikut Pilkada, Yedi Ramhat : Harus Mundur Dari Jabatannya Terlebih Dahulu

Daerah

Klarifikasi Bank Banten terkait Video Pelayanan Petugas Samsat Cikande

Daerah

Warga Pulau Sangiang Kibarkan Bendera Setengah Tiang di Kabupaten Serang

Daerah

Pemkot Serang Terapkan Tiga Langkah Taktis Tangani Banjir