Home / Daerah

Jumat, 7 Maret 2025 - 13:56 WIB

Basarnas Banten Selamatkan Enam Nelayan yang Terjebak di Perairan Pulau Pamujaan

Tim SAR Basarnas Banten saat menyelamatkan nelayan di perairan Pulau Pamujaan, Kabupaten Serang l Dok Istimewa.

Tim SAR Basarnas Banten saat menyelamatkan nelayan di perairan Pulau Pamujaan, Kabupaten Serang l Dok Istimewa.

BagusNews.Co – Sebuah insiden terjadi di perairan Pulau Pamujaan, Kabupaten Serang, Banten, ketika kapal nelayan Arika mengalami kerusakan mesin saat melaut.

Kapal tersebut membawa enam orang nelayan yang berangkat sejak Kamis pagi, 6 Maret 2025. Namun pada siang hari mereka menghadapi masalah yang mengancam keselamatan mereka.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten menerima laporan mengenai kejadian tersebut pada Jumat, 7 Maret 2025 pukul 04.00 WIB dari Jafar, salah satu anggota keluarga nelayan. Atas laporan tersebut, Basarnas Banten pun segera bertindak.

Baca Juga :  Mahasiswa Gelar Aksi Kenaikan BBM di Depan DPRD Provinsi Banten

“Kami segera merespons laporan tersebut dengan mengerahkan tim penyelamatan menggunakan KN SAR Tetuka, kapal milik Basarnas Banten,” ujar Kepala Basarnas Banten Al Amrad.

Dalam pencarian yang dilakukan, tim Basarnas menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu. Namun, dedikasi dan profesionalisme tim penyelamat tidak surut.

Setelah melakukan pencarian intensif, pada pukul 06.40 WIB, seluruh nelayan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah, seluruh korban berhasil kita evakuasi dengan selamat,” ungkap Amrad, menandakan keberhasilan operasi penyelamatan yang menegangkan.

Baca Juga :  Bahas Permasalahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak,  DP2KBP3A dan Polres Pandeglang Diskusi Bareng Porwan Pandeglang

Operasi penyelamatan ini bukan hanya sekadar misi rutin bagi Basarnas, tetapi juga menunjukkan pentingnya koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan perhatian terhadap kondisi cuaca.

Dalam situasi seperti ini, setiap detik sangat berharga dan keputusan yang cepat dapat menentukan antara keselamatan dan bahaya bagi para nelayan.

Diharapkan, dengan adanya kejadian ini, akan ada perhatian lebih dari pihak terkait untuk meningkatkan keselamatan nelayan di laut dan kejadian serupa dapat diminimalkan dengan adanya peningkatan fasilitas dan pelatihan bagi nelayan. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wujud Solidaritas, Tujuh Ribu Pakaian Baru dari Brand Lokal Banten Dikirimkan untuk Warga Aceh

Daerah

Bangun SD Negeri Pakai Dana CSR, Ini Kata Pj Walikota Yedi Rahmat

Daerah

Zakiyah Diminta Pidato, KPU Kabupaten Serang Gelar Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Terpilih Besok

Daerah

‎Aktivis Kritik Fasilitas Berlapis Pimpinan DPRD Serang, Dinilai Tak Cerminkan Empati Rakyat

Daerah

Musim Kemarau, 115 Hektar Sawah di Kota Serang Terancam Gagal Panen

Daerah

Sempat Padam Listrik Saat Rapat Pleno Rekapitulasi, Bawaslu Banten Minta KPU Pastikan Kesiapan Sarana Prasana

Daerah

Pemkot Serang Gandeng BWA, Percepat Atasi 7.600 RTLH Tanpa Bergantung APBD

Daerah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Tinjau Pemantauan Hilal di UIN SMH Banten