Home / Daerah

Kamis, 27 Maret 2025 - 19:02 WIB

SPMB 2025/2026 di Kota Serang Gabungkan Sekolah Negeri dan Swasta

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dindikbud Kota Serang Leni Puspasuri Sesunan | Dok. Istimewa

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dindikbud Kota Serang Leni Puspasuri Sesunan | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Pemkot Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang akan segera menggabungkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada tahun ajaran 2025/2026.

Hal itu di ungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dindikbud Kota Serang Leni Puspasuri Sesunan.

Leni menerangkan, penggabungan antara sekolah swasta dan sekolah negeri yang dimaksudkan sebagai bentuk keadilan dalam SPMB di Kota Serang.

“Mulai ini untuk kelibatan swastanya digabungkan dengan kita, kalau untuk swasta nanti karena gini kan kita pakai berkeadilan, jadi untuk swasta kita ikut sertakan di online,” ungkap Lina, ditulis, Kamis, 27 Maret 2025.

Baca Juga :  H-9 Lebaran 2023 Pengunjung Pasar Royal Membludak Berburu Baju Lebaran

Perlu diketahui, SPMB 2025/2026 ini masih akan menggunakan metode yang sama, diantaranya: sistem domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.

Masih kata Leni, ia menegaskan selain penggabungan SPMB sekolah swasta dan sekolah negeri, pihaknya juga akan mengawasi rombongan belajar (Rombel) pada setiap sekolah agar tidak melebihi kapasitas yang sudah ditentukan.

Namun, akan ada pengecualian bilamana disalah satu kecamatan tidak ada sekolah swasta yang bisa menopang sekolah negeri, maka sekolah negeri tersebut diperbolehkan untuk menerima murid baru melebihi rombelnya.

Baca Juga :  Korban Banjir Rob di Kasemen Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

“Rombel yang lebih kami titik beratkan, tapi ada pengecualian misalnya sekolah di kecamatan curug tidak ada swasta gitu ya itu boleh rombelnya melebihi 32 (murid/Rombel),” imbuhnya.

Selanjutnya, Leni menuturkan jika setiap sekolah akan mengalami perbedaan rombelnya dan ketika sudah ditentukan tidak dapat mengajukan penambahan rombel.

“nanti di awal kita sudah sampaikan ke kementerian bahwa sebarannya seperti ini, misalnya sekolah 1 dan lain itu bisa berbeda-beda dan tidak bisa mengajukan penambahan rombel,” tegas Leni. (Red/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tim Gabungan Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Anyar Kota Tangerang

Daerah

Tekan Angka Pengangguran, Andra Soni Gagas Optimalisasi Industri Pangan di Banten

Daerah

Resmi Diserahkan, Walikota Serang Akan Sulap Kantor PMI Kabupaten Serang Jadi Restoran

Daerah

Persiapan Hadapi Nataru 2022, Rano Alfath Minta Ketertiban dan Keamanan Menjadi Fokus Utama

Daerah

Sidak Pasar Pandeglang, Bupati Dewi Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Daerah

Jokowi Tinjau Langsung Harga Bahan Pokok di Pasar Kelapa Kota Cilegon

Daerah

Kota Serang Masih Kekurangan SMP Negeri

Daerah

Pendaftaran Calon Ketua BAZNAS Provinsi Banten hingga 22 September 2025, Sila Daftar di Sini!