BagusNews.Co – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) kabupaten Pandeglang salurkan bantuan kepada Eni dan Rina, dua anak yang sebelumnya hampir tidakbisa melanjutkan pendidikan ke bangku sekolah tingkat SMP dikarenakan faktor ekonomi.
Bantuan diserahkan langsung kepada dua anak tersebut yang didampingi oleh masing-masing orang tuanya di ruang kepala sekolah SMP Negeri 4 Pandeglang.
Kasubag Tata Usaha Dindikpora Pandeglang, Suqron Mulyadi mengatakan bantuan terebut berupa peralatan sekolah, seperti tas, buku, sepatu dan seragam.
“Ini bantuannya bukan berbentuk uang, namun perlengkapan sekolah seperti tas, buku, sepatu dan seragam,” ungkapnya pada Jumat, 18 Juli 2025 di SMP Negeri 4 Pandeglang.
Menurutnya jika bantuan berupa uang, dikhawatirkan tidak akan digunakan untuk kebutuhan sekolah, karena sering ditemukannya bantuan yang berbentuk uang kerap kali digunakan oleh orang tua untuk kebutuhan lain, sehingga meski diberikan bantuan anak yang dibantu tetap tidak sekolah.
“Pernah beberapa kali, ada penyaluran bantuan berbentuk uang, namun dipakai orang tuanya merokok, jadi saya menekan penyaluran lebih baik berbentuk barang,” jelasnya.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata Dindikpora Pandeglang dalam upaya menekan angka putus sekolah di kabupaten Pandeglang.
Lebih lanjut, Suqron mengimbau kepada masyarakat, jika melihat dan mengetahui terdapat anak putus sekolah dilingkungan sekitarnya, untuk segera melaporkan kepada RT atau kelurahan untuk segera membantu melaporkan ke Dindikpora Pandeglang.
Selain bantuan kepada kedua anak tersebut, pihak sekolah memberikan bantuan modal usaha kepada Rusmini salah satu orang tua anak tersebut untuk berjualan di kantin sekolah, yang katanya akan berjualan nasi uduk di sekolah.
Sebagai semangat awal kepada Rusmini yang akan berjualan di kantin sekolah tersebut, Suqron memborong langsung dagangannya yang akan mulai di jual nanti Senin.
“Bu, nanti Senin saya borong semua dagangannya, kasihkan ke semua guru,” tandasnya.(Red/Guntur)







