Home / Nasional

Selasa, 23 September 2025 - 16:49 WIB

Anggota Komisi X DPR Adde Rosi Dorong Perhatian Anggaran DAK untuk Pelestarian Cagar Budaya

Anggota Komisi X DPR Adde Rosi Khoerunnisa | Dok. Istimewa

Anggota Komisi X DPR Adde Rosi Khoerunnisa | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Komisi X DPR RI menyepakati langkah formal dalam menyalurkan bantuan fisik dan non-fisik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk mempercepat program pemerintah pusat ke daerah. Salah satunya mencakup dukungan bagi sektor kebudayaan.

Anggota Komisi X DPR Adde Rosi Khoerunnisa, menjelaskan bahwa anggaran DAK non-fisik, termasuk untuk museum dan taman budaya, mencapai sekitar Rp150 miliar. Namun, ia menyayangkan karena kebudayaan di sejumlah daerah belum menjadi urusan prioritas.

“Oleh karena itu, bagaimana kita mendorong agar bantuan DAK dari pemerintah pusat, kemudian anggaran APBD daerah, ini bisa mendorong adanya keberlangsungan kebudayaan atau cagar budaya di daerah,” ujar Adde Rosi dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Pelestarian Cagar Budaya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 23 September 2025.

Baca Juga :  Adde Rosi Khoerunnisa Inisiasi Riset dan Edukasi Kesehatan Mental Anak Bersama BRIN di Lebak

Politisi Partai Golkar itu juga menyoroti perlindungan cagar budaya di kawasan hutan lindung, kota, desa tua, hingga kelautan dan perairan. Menurutnya, kawasan-kawasan tersebut tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menyimpan sumber daya alam dengan potensi ekonomi tinggi jika dikelola dengan baik.

Baca Juga :  Mulyanto Dorong Presiden Jokowi Lakukan Evaluasi Keberadaan BRIN

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Aci itu menekankan pentingnya keseimbangan antara pelindungan cagar budaya dan optimalisasi sektor lain yang berkontribusi terhadap penerimaan negara. Ia mencontohkan kasus tambang di kawasan wisata Raja Ampat, Papua, yang sempat menuai kontroversi.

“Oleh karena itu, bagaimana dari Kementerian Kebudayaan, BRIN, BPS, untuk mengintegrasikan kebijakan pelindungan cagar budaya sekaligus untuk tradisi masyarakat dan juga pertambahan nilai ekonomis dari wilayah tersebut masing-masing,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Nasional

Peringati Hari Anak Nasional, Menteri PPPA Kunjungi Kabupaten Pandeglang

Daerah

Untirta dan DKPP Komitmen Bangun Demokrasi Indonesia

Daerah

Al Muktabar Lepas Satgas Operasi PAM Pulau Terluar

Daerah

Tindak Lanjut IHPS Semester I Tahun 2024, DPD RI Kunjungi BPK Banten

Ekonomi

JAM Coin Resmi Diluncurkan, Bangun Ekosistem Digital Berbasis Utilitas di Indonesia
Ketua Bidang Pembinaan Anggota Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabodetabeka-Banten Faisal Dudayef

Nasional

HMI Badko Jabodetabeka-Banten Tolak Omnibus Law RUU Kesehatan

Ekonomi

Bank bjb Raih Penghargaan Sebagai Bank Peduli Perekonomian Masyarakat Desa

Daerah

Banten Belum Capai Target Pelayanan Adminduk, Kemendagri Beri Waktu Hingga Akhir Tahun 2023