Home / Daerah

Sabtu, 1 November 2025 - 16:28 WIB

Layanan Kesehatan Dikeluhkan, Taufik Arahman: Warga Kurang Mampu Punya Hak yang Sama

BagusNews.Co – Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Banten, Taufik Arahman menerima berbagai aspirasi masyarakat, diantaranya terkait dengan program sekolah fratis dan pelayanan kesehatan di Banten.

Aspirasi masyarakat tersebut diterima Taufik, saat melaksanakan kegiatan reses masa persidangan ke I tahun sidang 2025-2026, yang dilaksanakan sejak 22 hingga 31 Oktober 2025, di Daerah Pemilihannya di Daerah Dapil Tangerang B.

Menurut Taufik, reses sebagai bagian dari tugas seluruh anggota dewan, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

Selama delapan hari melakukan reses, tambah Taufik, banyak spirasi dari masyarakat yang harus diperjuangkan agar segera ditindaklanjuti Pemprov Banten.

“Banyak aspirasi yang warga sampaikan, ada yang minta jalan lingkungannya di bangun, ada juga yang menyampaikan susah mencari pekerjaan dan lain sebagainya, semuanya sudah kami catat,” kata Taufik dalam rilis yang diterima BagusNews.Co, Sabtu, 1 November 2025.

Baca Juga :  Penyesuaian Tarif Tol Tangerang-Merak Akan Berlaku Tanggal 3 Januari 2023

Dari banyaknya aspirasi warga, yang mencuri perhatian Taufik tentu saja Terkait dengan program Pendidikan Sekolah Gratis, dan juga pelayanan kesehatan.

Pendidikan sekolah gratis misalnya, ternyata warga mengeluhkan program tersebut, itu lantaran penerimaan siswa di sekolah swasta yang bekerjasama dengan Pemprov Banten terbatas.

“Urusan sekolah gratis masih banyak sekolah swasta yang belum bermitra dengan Pemprov Banten. Sementara yang bermitra pun kuotanya di batasi,” bebernya.

Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, banyak masyarakat yang mengeluhkan rumah sakit yang dianggap kurang profesional, dalam melayani peserta PBI atau warga kurang mampu yang ditanggung pemerintah.

Baca Juga :  Bentuk Apresiasi UPT Samsat Cikande, Reward Menanti Warga Taat Pajak

“Yang paling bikin saya merasa kecewa tuh terkait dengan pelayanan kesehatan, terutama masyarakat yang kurang mampu tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya. Padahal semua warga punya hak yang sama,” tuturnya.

Maka dari itu, Taufik berharap Pemprov Banten melalui dinas Kesehatan, memberikan teguran kepada Rumah Sakit yang pelayanan kesehatannya melakukan dugaan diskriminasi. Sebab bila ini dibiarkan, program Pemprov Banten yang lain yang menjadi unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten justru tidak didukung masyarakat padahal sangat baik.

“Harus ditegur itu, jangan sampai nanti di bilang untuk sehat itu kalau ada uang ada solusi, kalau tidak ada uang tidak ada solusi, sedangkan kesehatan masyarakat adalah tanggungjawab pemerintah juga,” pungkasnya. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

‎Gandeng BWA, Walikota Serang Beri Bantuan Dana Perbaikan Rumah Korban Kebakaran

Daerah

Kembangkan Ikan Mas Sinyonya, Bumdes Wirasinga Diapresiasi Camat Mekarjaya

Daerah

Kota Serang Semakin Dipercantik, Videotron 3D dan Lampu Akrilik Siap Menghiasi dari Tiga Penjuru

Daerah

Gerindra Kota Serang Diminta Solid Dukung Prabowo Jadi Presiden Dan Pertahanan Kemenangan di Pemilu

Daerah

Polresta Serkot Polda Banten Tangkap Pengedar Tembakau Gorila dan Obat Keras

Daerah

Dorong Bakat Seni dan Musik Para Siswa, SMAN 2 Kota Serang Gelar Gebyar Talenta 2023

Daerah

Sarjana Pertanian di Persimpangan Digital

Daerah

Isi Kekosongan Jabatan, BKPSDM Kota Serang Lantik 7 Pejabat Baru