Home / Daerah

Selasa, 4 November 2025 - 13:39 WIB

Desa Kepaten Raih Juara Umum dalam Anugerah Lomba Bulan Bakti Gotong Royong 2025

BagusNews.Co – Kabupaten Serang menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya gotong royong melalui pengumuman Juara Umum Anugerah Lomba Bulan Bakti Gotong Royong (LBBGR) 2025 yang diselenggarakan di Marbella Hotel, Kecamatan Anyar.

Kampung Kepaten dari Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, berhasil meraih predikat tertinggi ini, menunjukkan keberhasilan dalam membangun solidaritas dan partisipasi aktif masyarakat di tingkat desa.

Pengumuman yang diselenggarakan pada Selasa, 4 November 2025 ini langsung disampaikan oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat seperti Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, serta para staf ahli, asisten daerah, kepala OPD, camat, dan kepala desa dari seluruh Kabupaten Serang.

Dalam sambutannya, Zakiyah—sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah—mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan acara tersebut.

“Hari ini Alhamdulillah kita hadiri bersama Penganugerahan Lomba Bulan Bakti Gotong Royong. Tadi sudah dianugerahkan juara umum Kampung Kepaten, Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara,” ujarnya.

Baca Juga :  Gardu Ganjar Gelar 'Maiyah Rakyat': Wadah Bersatunya Rakyat Banten Demi Indonesia Sejahtera

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat gotong royong di masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan desa.

Zakiyah juga menekankan pentingnya melestarikan nilai-nilai luhur budaya gotong royong, yang merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan komunitas desa.

“Oleh karena itu, imbauan saya kepada seluruh warga di desa agar terus melestarikan gotong royong, karena itu adalah nilai-nilai luhur yang harus kita implementasikan. Tanpa gotong royong, kita tidak bisa melakukan hal yang terbaik, terutama di tingkat desa,” katanya.

Meskipun budaya gotong royong mengalami tantangan dan mulai memudar, Pemerintah Kabupaten Serang berkomitmen untuk menguatkan kembali budaya tersebut.

Menurut Zakiyah, perkembangan media sosial bisa menjadi media efektif untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dan membangun kembali budaya gotong royong di lingkungan mereka.

Baca Juga :  Tujuh Daerah Kembali Lakukan Gugatan, KPU RI Pastikan Transparansi PSU Pilkada Kabupaten Serang

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudy Suhartanto menambahkan, kegiatan ini sempat terhenti selama pandemi Covid-19.

“Sebetulnya karena kemarin kepotong sama Covid-19, jadi sempat beberapa tahun tertunda. Tapi, kita ingin membangkitkan kembali semangat gotong royong di masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa penilaian dalam lomba ini mencakup berbagai kategori dengan total hadiah mencapai Rp400 juta, dan program ini akan terus dikembangkan serta diperluas ke depannya.

Kepala Desa Margagiri Ruhul Amin menyatakan rasa bangganya atas pencapaian desanya sebagai juara umum.

“Memang ini kita raih juga bukan secara mudah. Intinya, kita bisa menggerakkan masyarakat dan harus percaya kepada mereka. Kuncinya adalah kebersamaan dan kepercayaan,” ujarnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Uday Suhada : Jangan Seret Masyarakat Adat Pada Kepentingan Politik Praktis

Daerah

PW Muhammadiyah Banten Tolak Politik Identitas di Pemilu 2024

Daerah

Besok Airin-Ade Sumardi Daftar ke KPU Banten

Daerah

Banten Segera Salurkan Bantuan Keuangan Rp100 Juta Perdesa, Andra Soni : Bisa Digunakan Untuk Pembentukan Kopdes Merah Putih

Daerah

TVRI Bangun Kantor di Kota Serang, Pemkot Hibahkan Tanah 2,1 Hektar di Walantaka

Daerah

Deni Sebut Penggugat Sengketa Lahan Puspemkab Tak Punya Legal Standing

Daerah

Pemkab Serang Siapkan Pencairan Gaji ke-13 dan THR

Daerah

RKUD Pemkot Serang Di Bank Banten Mulai September 2024