Home / Daerah

Selasa, 6 Januari 2026 - 07:54 WIB

Pemkot Serang Desak BPJT Terowongan Saluran Air di Perumahan BAP 1 Minta Diperlebar

Walikota Serang, Budi Rustandi, saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan banjir dan rumah roboh di wilayah Kota Serang I Dok. Istimewah

Walikota Serang, Budi Rustandi, saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan banjir dan rumah roboh di wilayah Kota Serang I Dok. Istimewah

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mendesak Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) agar segera memperlebar crossing atau terowongan saluran air di bawah jalan tol.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi penanganan banjir di jalan tol Tangerang-Merak Kota Serang, di gedung Puspemkot Serang, Senin, 5 Januari 2026.

Sebab, saluran air di belakang perumahan tersebut hanya berukuran kecil dan tidak mencapai satu meter, yang mengakibatkan banjir dikala hujan turun.

Walikota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan bahwa permasalahan banjir di perumahan Bumi Agung Permai (BAP) 1 karena ditemukan crossing yang sangat kecil, hanya 28 centimeter.

“Hari ini saya melakukan rapat dengan BPJT terkait bagaimana kita kolaborasi sesuai perintah dan instruksi Pak Gubernur antara Pemerintah Kota Serang , Pemerintah Provinsi Banten, dengan BPJT. Dimana di situ ada terowongan atau crossing itu kan lingkaran diameternya kecil, 82 centimeter,” ujarnya.

Baca Juga :  Keliling Kantor Setda, Ini Pesan Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti 

‎Ia mengatakan, kolaborasi ini dilakukan sesuai perintah dan instruksi Gubernur Banten Andra Soni, perihal penanganan banjir wilayah Kota Serang.

Berdasarkan hasil kajian, lanjut Budi, Pemprov Banten telah merencanakan sekitar 2 meter untuk menata ulang saluran air tersebut. Bahkan, target realisasi pembangunan crossing di Perumahan BAP 1 dilaksanakan pada tahun 2026.

“Tahun ini harus terrealisasi, wajib. Insya Allah akan dilakukan di tahun ini akan dibangun oleh mereka (BPJT),” ucapnya.

“Dan mudah-mudahan di tahun ini mereka bisa jalan juga. Jadi semua bersamaan ketika nanti debit volume air hujan besar, insya Allah itu akan lancar keluarannya airnya,” sambung Budi.

Baca Juga :  KBM Terancam Daring, Banjir Rendam SMPN 25 Kota Serang

Sementara itu, Kabid Pemantauan dan Pemeliharaan Aset BPJT, Agung, menyampaikan mendukung usulan dari Pemkot Serang.

Pihaknya juga menerima usulan dari Pemkot Serang untuk perbaikan pada lima titik.

“Usulannya ada lima titik. Nanti akan kita kaji dulu terkait dengan lokasi lokasinya,” ujar Agung, kepada awak media.

“Tapi kami menyampaikan bahwa penanganan banjir kawasan itu belum semua pihak. Jadi bukan cuma di jalan tol, tetapi seluruh pihak terkait dan ini juga terjadi karena mungkin ada perubahan tata guna lahan yang cukup signifikan di sini,” sambungnya.

Agung mengatakan perencanaan akan melibatkan Bappeda, DPUPR dan pemerintah pusat.

“Kami harapkan dan siap mendukung intinya terkait dengan mencari solusi untuk penanganan banjir,” jelasnya. (Red/Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dinas Perpustakaan Kabupaten Serang: Arsip Hilang Aset Melayang

Daerah

Tingkatkan Transparansi Pemkab Serang, ASN Diminta Aktif Bermedsos

Daerah

Gawat, 25 Persen Siswa SMA di Banten Terancam Putus Sekolah

Daerah

Semarak Hari Kependudukan Sedunia, DP3AP2KB Cilegon Gelar Pekan Layanan KB Serentak

Daerah

Harapan Baru Pendidikan Agama: Warga Bangun Ulang Madrasah Nurul Huda

Daerah

Petani dan Anak Muda Banten Giatkan Sinergi Hadapi Tantangan Pertanian

Daerah

Meriahkan Rangkaian HUT Banten Ke-23, Dindikbud Gelar Gerak Jalan Sehat Bersama Para Guru dan Siswa

Daerah

Jelang HUT Ke-79 RI, Bupati Serang Kukuhkan Paskibraka Tahun 2024