Home / Daerah

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Pesantren Fest 2026 Perkuat Wisata Religi dan Budaya Berbasis Kearifan Lokal

BagusNews.Co – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan Pesantren Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang penguatan nilai-nilai keislaman dan ukhuwah, tetapi juga berperan sebagai etalase budaya yang mampu memperkaya daya tarik pariwisata di Provinsi Banten.

Demikian hal itu disampaikannya saat menghadiri Pesantren Festival (Pesantren Fest) 2026 yang digelar di halaman Kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin (4/5/2026).

“Pesantren memiliki peran strategis dalam menghadirkan wisata berbasis nilai religi, budaya, dan edukasi. Ini bukan hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan makna serta dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan Pesantren Fest 2026 berlangsung selama dua hari, sejak 3 hingga 4 Mei 2026, dengan menghadirkan beragam rangkaian acara, di antaranya pesantren expo, sarasehan pesantren, jalan santri sarungan, serta berbagai kegiatan edukatif dan kultural lainnya yang melibatkan masyarakat dan kalangan pesantren.

Baca Juga :  Basarnas Banten Selamatkan Enam Nelayan yang Terjebak di Perairan Pulau Pamujaan

Selanjutnya, Eli menuturkan Provinsi Banten terletak pada harmoni antara spiritualitas, tradisi, dan potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan.

Eli berharap momentum Pesantren Fest 2026 dapat menjadi langkah bersama dalam mendorong pengembangan pariwisata yang berkarakter, berkelanjutan, serta berbasis kearifan lokal.

“Pesantren Festival 2026 ini bukan hanya memperkuat nilai keislaman dan ukhuwah, tetapi juga menjadi etalase budaya yang memperkaya daya tarik pariwisata Banten,” katanya.

Lebih lanjut, Eli menilai pemilihan lokasi kegiatan di Kawasan Banten Lama merupakan langkah yang tepat sebagai simbol keterpaduan antara destinasi wisata religi, budaya, dan peran pesantren.

“Pemilihan lokasi di destinasi religi (Kawasan Banten Lama, red) adalah pilihan tepat sebagai simbol keterpaduan antar wisata, budaya dan pesantren,” imbuhnya.

Dengan terselenggaranya Pesantren Fest 2026, kata Eli, diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Banten sebagai destinasi wisata religi dan budaya yang unggul di tingkat nasional.

Baca Juga :  Gali Potensi Sport Tourism, Andra Soni Dorong Agenda Gowes di Destinasi Wisata Banten

“Harapannya momentum ini dijadikan sebagai langkah bersama untuk mengembangkan pariwisata yang berkarakter, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal,” jelasnya.

Sementara, Ketua Panitia Pesantren Fest 2026 H. Deden Sunandar menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran pesantren sebagai pusatpendidikan, kebudayaan, serta peradaban masyarakat.
“Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara pesantren, masyarakat, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus bagian dari kekayaan budaya Islam Nusantara,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menyampaikan selama pelaksanaan Pesantren Fest 2026 melibatkan sekitar 40 pondok pesantren dari seluruh Provinsi Banten, baik pondok pesantren modern maupun salafi.

“Jumlah santri yang mengikuti kegiatan jalan santri sarungan sekitar 1.500 dan pengunjung selama dua hari mencapai 4.000 orang,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung UMKM Naik Kelas, BI dan Pemprov Banten Gelar Karya Kreatif Banten dan Digiwara Fun Fest 2024

Daerah

Serahkan 326 Akta Badan Hukum, Yandri Minta Bupati Serang Bentuk Satgas Pengawas Koperasi Desa

Business

Puncak Mayday 2024 Kabupaten Serang, Tatu: Kunci Utama Adalah Komunikasi

Daerah

Demi Revitalisasi Alun-alun Kota Serang, GOR Bulutangkis Bakal Dibongkar dan Direlokasi

Daerah

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Serang Periode 2025-2030, Pemkab Gelar Arak-arakan dan Pentas Seni

Daerah

Pemprov Banten Akan Fasilitasi dan Evaluasi Raperda Sesuai Ajuan Daerah Pada E-Perda

Daerah

Dinilai Taati Program Perlindungan Pekerja, Sejumlah Perusahaan dan Pelaku UMKM Diganjar Anugerah Paritrana Award oleh Pemprov Banten

Daerah

Dukung Green Tourism, PLN Banten Bangun SPKLU di Kawasan Wisata Tanjung Lesung