BagusNews.Co – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyambut baik kehadiran sekolah catur bagi pelajar dan anak-anak. Menurutnya, sekolah catur dapat meningkatkan antusiasme anak terhadap olahraga catur, mengasah kemampuan berpikir, serta mengurangi ketergantungan anak pada penggunaan telepon genggam.
“Bermain catur menghindarkan anak-anak berlama-lama dengan handphone yang membuat mata sakit, silaturahmi berkurang, dan lainnya. Bermain catur seperti kuis, mengasah otaknya, menjadikan anak-anak cerdas,” ujar Dimyati saat meninjau Turnamen Catur Pelajar di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Gading Serpong, Ruko Madison Grand Blok J32, Summarecon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Sabtu,9 Mei 2026.
Dimyati juga berpesan kepada para peserta agar tetap mampu membagi waktu dengan baik antara belajar, beribadah, dan bermain catur.
Menurut Dimyati, permainan catur melatih kemampuan berpikir jangka panjang dan perencanaan masa depan. Selain itu, catur juga mengajarkan kesabaran, ketelitian, sportivitas, serta kemampuan mengambil keputusan dengan tepat.
“Salah langkah dalam catur bisa kalah. Di kehidupan juga begitu, jangan sampai kita salah langkah atau jangan sampai terkecoh,” kata Dimyati.
Wagub berharap para siswa catur dapat berkembang dan kelak mengharumkan nama Provinsi Banten maupun Indonesia di tingkat nasional dan internasional. Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Banten juga akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Turnamen Catur Pelajar yang digelar Sekolah Catur Utut Adianto menjadi bagian dari persiapan atlet catur Banten menghadapi ajang tersebut.
“Kita berharap tumbuh pecatur-pecatur ulung di Indonesia,” ujar Dimyati.
Ketua Percasi Provinsi Banten Amin Lukman mengatakan, Kejurnas Catur direncanakan digelar pada awal Oktober 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten. Sebagai persiapan, para atlet mengikuti turnamen seperti yang dilaksanakan Sekolah Catur Utut Adianto Gading Serpong.
“Ada beberapa turnamen nasional juga yang akan diikuti di Banten, Jakarta, dan Bandung,” katanya.(Red/Dede)







