BagusNews.Co – Sungai Cilemer kembali meluap deras pagi ini setelah diguyur hujan intens sejak beberapa hari terakhir, mengisolir ratusan keluarga di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.
Akibat luapan air setinggi satu meter, akses jalan utama terendam banjir, memutus akses warga ke sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat ekonomi—membuat aktivitas sehari-hari lumpuh total.
Sekitar 422 kepala keluarga terdampak parah, dengan permukiman warga ikut terendam. Endang, warga Desa Idaman, mengeluh menatap rumahnya yang basah kuyup.
“Ini bukan pertama kali, sungai sudah dangkal dan hujan deras bikin air melimpah deras. Kami kesulitan keluar, anak-anak tak bisa sekolah,” keluhnya.
Aparat desa, Jaro Ilman bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Nana Mulyana, Sekretaris BPBD-PK Pandeglang. Langsung bergerak cepat. Mereka melakukan pendataan korban dan pemantauan lapangan.
“Petugas BPBD dan Damkar siap tempur, kami pantau 24 jam karena hujan masih berpotensi turun. Warga diminta tetap waspada,” ujar Nana Mulyana, Sekretaris BPBD-PK Pandeglang.
Warga mendesak pemerintah segera tangani akar masalah sungai dangkal ini agar banjir tak berulang. Hingga kini, tim gabungan terus standby di lokasi.(Red/Difeni)







