Home / Daerah

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:24 WIB

Hari Kanker Sedunia, Bupati Dewi: CKG Kunci Pencegahan Kanker

bupati Pandeglang Dewi Setiani saat menghadiri peringatan kangker sedunia di puskesmas Mekarjaya. | Dok. Istimewa 

bupati Pandeglang Dewi Setiani saat menghadiri peringatan kangker sedunia di puskesmas Mekarjaya. | Dok. Istimewa 

BagusNews.Co – Peringatan Hari Kanker Sedunia tingkat Kabupaten Pandeglang digelar di Kecamatan Mekarjaya, Kamis, 5 February 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengimbau masyarakat agar rutin melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) ke Puskesmas terdekat sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit, khususnya kanker.

Bupati Dewi menegaskan, deteksi dini merupakan kunci utama dalam pencegahan dan penanganan kanker. Melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin, potensi penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

“CKG ini sangat penting, terutama untuk mencegah dan mendeteksi kanker sejak dini. Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk tidak ragu memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas,” Ujarnya.

Baca Juga :  Ukir Sejarah, Dinkes Kota Cilegon Terbaik Pelayanan Publik di Banten

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan dan mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi.

“CKG adalah program asta cita bapak Presiden Prabowo bagi seluruh masyarakat di Indonesia yang harus dimanfaatkan, karena, dengan kesehatan gratis secara bersama insya Allah kita bisa mendeteksi secara dini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mekarjaya, Darmadi, menjelaskan bahwa dalam upaya pencegahan kanker serviks, pihaknya tidak hanya melaksanakan CKG, tetapi juga melakukan pemeriksaan tambahan berupa IVA tes dan tes DNA HPV.

Baca Juga :  DPRD Pandeglang Terima Aduan Masyarakat Terkait Dugaan Perusakan Ekosistem Tambak Udang

“Pemeriksaan ini menyasar wanita usia 30 hingga 50 tahun dengan cara pengambilan sampel. Tujuannya untuk menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah terjadinya kanker serviks,” jelas Darmadi.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan pada minggu lalu, tidak ditemukan adanya kasus kanker serviks (CA serviks) di wilayah kerja Puskesmas Mekarjaya.

“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, belum ditemukan kasus kanker serviks, dan sekarang masih berlanjut. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat mulai meningkat dan diharapkan ke depan semakin banyak warga yang mau melakukan pemeriksaan rutin,” tambahnya. (Red/Difeni)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Tetap Gelar MPLS, SDN Keramat Cikande Hanya Dapat Lima Murid

Daerah

Andra Soni Larang Pegawai Pemprov Banten Mudik Gunakan Kendaraan Dinas

Daerah

ASTRA Infra Pasang 800 CCTV, Pemudik Bisa Akses Aplikasi MyInfo Tol

Daerah

Sidang Pengeroyokan Pegawai KLH dan Jurnalis di PT Genesis, Terdakwa Sebut Diperintah Oknum Brimob

Daerah

Tak Lagi Dukung Anies Baswedan, Demokrat Kota Serang Copot Semua Baliho dan Spanduk

Daerah

DP3AKKB Usung Program Banten ASIK Tekan Angka Stunting

Daerah

Koperasi Soko Guru Perekonomian Indonesia

Daerah

Andra Soni: Kemajemukan dan Toleransi Merupakan Modal Sosial Pembangunan