BagusNews.Co – Kota Tangerang menunjukkan kiprahnya dalam industri kreatif nasional dengan keikutsertaan aktif dalam ajang pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, Inacraft 2026.
Pameran bergengsi tersebut berlangsung selama lima hari, mulai dari 4 hingga 8 Februari 2026, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), menjadi panggung penting bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) serta industri kecil dan menengah (IKM) Kota Tangerang untuk memperkenalkan produk unggulan mereka ke pasar internasional.
Dalam kunjungannya ke booth Kota Tangerang, Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Masturoh Sachrudin menyatakan rasa bangganya atas keikutsertaan para pelaku UMKM/IKM asal kota tersebut.
Masturoh menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci utama agar produk lokal tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus pasar global.
“Saya merasa sangat bangga dengan keikutsertaan UMKM kita di Inacraft tahun ini. Harapannya, IKM Kota Tangerang terus berinovasi agar jangkauannya lebih luas, produknya semakin dikenal, dan ekosistem IKM di Kota Tangerang semakin berkembang pesat,” ujarnya.
Selain itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kota Tangerang Muhammad Ali Furqon menambahkan, antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi.
Sebanyak 11 pelaku usaha kerajinan terpilih yang mewakili Kota Tangerang, di mana 4 di antaranya sudah mampu tampil secara mandiri, sementara sisanya bergabung dalam stan kolektif pemerintah kota.
Ia menjelaskan bahwa produk yang dipamerkan sangat beragam dan memiliki kualitas tinggi, mulai dari fashion dan tekstil hingga dekorasi rumah, bahkan termasuk wewangian seperti parfum dan kerajinan tangan inovatif yang memanfaatkan produk daur ulang.
“Perlu diketahui bahwa sebagian besar produk kerajinan Kota Tangerang yang hadir di sini sudah menembus pasar ekspor. Secara kualitas, produk kita sudah terjamin dan melalui seleksi ketat dengan standar SNI yang baik,” katanya.
Melalui keikutsertaan di Inacraft 2026, diharapkan semakin banyak pelaku usaha di Kota Tangerang yang termotivasi untuk bergabung dan mendapatkan pendampingan dari Dinas Perindagkop UKM.
Tujuannya, agar produk lokal Kota Tangerang semakin mendominasi pasar baik di tingkat nasional maupun internasional, memperkuat posisi industri kreatif kota tersebut. (Red/Munjul)







