BagusNews.Co – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) menyelenggarakan pasar murah bersubsidi di halaman kantor Kecamatan Cipocok Jaya, Jumat, 6 Februari 2026.
Program sembako murah itu dilakukan dalam rangka mewujudkan visi Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia.
Walikota Serang, Budi Rustandi, mengatakan sembako murah adalah program Dinkopukmperindag sesuai dengan misi Walikota Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia, yang akan berlangsung di seluruh kecamatan.
”Hari ini saya menghadiri acara batch pertama sembako murah di Kecamatan Cipocok Jaya,” ujarnya.
Ia berharap program paket sembako murah ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Kota Serang.
”Semoga bermanfaat menjelang Ramadan, dan semoga masyarakat bisa merasakan semuanya,” harap dia.
Budi menjelaskan, program sembako murah ini dalam rangka mewujudkan visi Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia.
”Untuk memastikan bahwa masyarakat bisa merasakan dari pemerintah ini salah satu program dari saya Budi-Agis,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil menuturkan, pasar sembako murah bersubsidi akan digelar di seluruh kecamatan, dengan menyediakan batch pertama sekitar 500 paket.
Sedangkan, pasar sembako murah batch kedua akan dibuka pada saat menjelang lebaran Idul Fitri 1447 hijriyah.
”Tujuannya untuk memastikan bahwa program misi Pak Walikota ini terkait sembako di tiap kelurahan ini bisa tercapai, yang kedua menekan inflasi dan ketiga persiapan menjelang Ramadan,” terang Wahyu.
Ia menyebut harga normal per paket sembako Rp115 ribu, kemudian disubsidi oleh pemerintah Rp55 ribu, maka menjadi Rp60 ribu per paket.
Wahyu mengungkap bahwa ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti daging pada beberapa waktu lalu, hingga para pedagang sempat mogok jualan.
Penyebab kenaikan harga pun bervariatif mulai dari faktor cuaca, psikologi pedagang jelang Ramadan, sampai permintaan konsumen.
”Ada beberapa yang naik seperti daging tuh kemarin naik tuh sekarang mulai turun, tapi tetap beberapa komoditas ini naik, dan apa yang disediakan oleh kami bersama PT ABM ini berdasarkan data dari BPS Kota Serang apa aja yang naik itu yang kami siapkan,” katanya.
Meski demikian, Dinkopukmperindag memastikan bahwa Kota Serang tidak akan mengalami kelangkaan pasokan komoditas. (Red/ Roy)







