Home / Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:14 WIB

Jalan Pakuhaji-Sepatan Rusak Parah, Pemkab Tangerang Gelontorkan Anggaran Rp7,4 Miliar

Kerusakan Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan jadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk perbaikan darurat dan pembangunan permanen l Dok. Munjul-BNC

Kerusakan Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan jadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk perbaikan darurat dan pembangunan permanen l Dok. Munjul-BNC

BagusNews.Co – Kondisi Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan, Kabupaten Tangerang saat ini mengalami kerusakan cukup serius dengan lubang-lubang besar yang membahayakan pengendara.

Di Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan, kini terdapat sejumlah lubang-lubang dengan diameter mencapai tiga meter dan kedalaman antara 10 hingga 20 sentimeter tersebar di beberapa titik.

Menanggapi hal itu, Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan segera melakukan, pembangunan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Sepatan dan Kecamatan Pakuhaji tersebut.

Maesyal juga menegaskan bahwa anggaran untuk perbaikan jalan tersebut telah disiapkan dan proses lelang sedang berjalan sesuai dengan prosedur pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Jalan Pakuhaji-Sepatan sudah kita anggarkan tahun 2026 dan saat ini sedang dalam proses lelang. Saya minta kepada camat untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar bersabar karena semua tahapan harus melalui mekanisme yang berlaku,” ujarnya di Aula Pendopo Bupati, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia pun menegaskan bahwa langkah perbaikan sementara sudah diinstruksikan kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk melakukan penambalan menggunakan material macadam di titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah, sebagai solusi darurat sebelum pekerjaan perbaikan secara menyeluruh dilakukan.

Baca Juga :  Isi Kekosongan Jabatan, BKPSDM Kota Serang Lantik 7 Pejabat Baru

Selain itu, pemerintah juga mengajak pihak pengembang dan pengusaha truk tambang untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan jalan yang rusak.

“Untuk sementara, sambil menunggu proses lelang, jalan-jalan yang rusak harus segera ditangani agar tetap fungsional. Saya juga minta pengembang ikut membantu melakukan penambalan, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ungkap Maesyal Rasyid.

Pihaknya juga mengimbau pengemudi truk tanah dan pengembang agar menghindari Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan selama proses perbaikan berlangsung, guna mengurangi risiko kerusakan lebih parah.

Terkait keluhan masyarakat mengenai tonase kendaraan dan jam operasional truk tambang, Maesyal menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan tersebut sangat penting untuk mengurangi kerusakan jalan lebih lanjut.

“Masyarakat tidak anti-investasi, namun meminta agar truk tidak melebihi muatan dan mematuhi Perbup terkait jam operasional. Mohon ini juga dipatuhi para pengusaha,” tegasnya.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah mengungkapkan bahwa panjang jalan Raya Pakuhaji sekitar 8 kilometer dan hampir setengahnya, yakni sekitar 2,8 kilometer, mengalami kerusakan berat dan sedang.

Baca Juga :  Membangkitkan Minat Baca Anak Melalui Kegiatan Membaca Nyaring

“Di APBD 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp7,4 miliar yang saat ini sedang dalam proses lelang. Insyaallah, kontrak pekerjaan dapat dimulai pada awal Maret 2026,” ujarnya.

Selain anggaran utama tersebut, pemerintah juga menyiapkan dana cadangan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk pelaksanaan perbaikan darurat sepanjang 2 kilometer secara bertahap dan sesuai aturan.

“Untuk menjaga fungsional jalan, kami juga melibatkan pihak pengembang melalui dana CSR agar jalan tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat sebelum perbaikan permanen dilaksanakan,” tambahnya.

Menurutnya, langkah perbaikan darurat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan yang diperkirakan akan meningkatkan aktivitas warga.

“Pemerintah daerah sudah merencanakan pembangunan ini sejak lama. Namun karena mekanisme anggaran harus melalui proses tender, maka sambil menunggu dilakukan perbaikan darurat agar jalan tetap fungsional dan tidak membahayakan pengguna,” tegasnya. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pilgub Banten 2024, Airin-Ade Sumardi Lawan Andra Soni-Dimyati

Daerah

Kolaborasi Pemkot Serang-Pertamina, Seribu Paket Sembako Murah untuk Warga Pra Sejahtera

Daerah

Kemendagri Gelontorkan 9 Miliar untuk Kota Serang, Ternyata Gara-gara Ini

Daerah

Pemerintah Kota Serang dapat 2 Kategori Penghargaan BKN Awards 2022

Daerah

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Siap Purnatugas

Daerah

Anak Tak Lolos SPMB, Emak-emak di Kota Cilegon Geruduk Kantor Walikota

Daerah

Jelang Ramadan, Satpol-PP Kota Serang Sita 1.000 Botol Miras

Daerah

Trotoar Jalan Jadi Lokasi Parkir, Dishub Kota Serang: Kesadaran Masyarakat Masih Minim