Home / Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:45 WIB

Percepatan Eliminasi Stunting, Pemkab Tangerang Perkuat Gerakan Sayang Ibu 2026

Pemkab Tangerang melakukan revitalisasi Gerakan Sayang Ibu dan Percepatan Penghapusan Stunting l Dok. Istimewa

Pemkab Tangerang melakukan revitalisasi Gerakan Sayang Ibu dan Percepatan Penghapusan Stunting l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar rapat strategis yang berfokus pada revitalisasi Gerakan Sayang Ibu (GSI) Tahun 2026.

Rapat tersebut sebagai wujud dari Komitmen Pemkab Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) itu berlangsung di Gedung Serbaguna Pemkab Tangerang pada Kamis, 5 Februari 2026.

Rapat lintas sektoral tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan memperketat monitoring pelaksanaan GSI agar program dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, yang dibacakan oleh Asisten Daerah I Kabupaten Tangerang Prima Saras Puspa, ditegaskan bahwa GSI adalah salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah. Fokus utama yang diusung dalam program ini adalah mendukung percepatan penurunan dan penghapusan angka stunting di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Peringati Hari Gizi Nasional, Dinkes Banten Ajak Masyarakat Cegah Stunting dengan Gerakan Isi Piringku

“Intervensi GSI tidak hanya terpaku pada aspek kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup penguatan peran keluarga, partisipasi masyarakat, hingga pemberdayaan perempuan melalui Pengarusutamaan Gender (PUG),” ujar Prima.

Lebih lanjut, Prima menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada fungsi monitoring yang lebih ketat. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, setiap kendala di lapangan dapat dideteksi dan diatasi secara cepat.

“Kita ingin memastikan seluruh kegiatan GSI terpantau secara konsisten sehingga memberikan dampak nyata, bukan sekadar seremonial. Saya berharap ada kesamaan pemahaman dan sinergi kuat antarperangkat daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Perpanjangan Jabatan Pj Gubernur Banten Disoal, Sururi : Wajar Banyak yang Kecewa

Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang Asep Suherman menambahkan, rapat ini merupakan langkah strategis untuk mendukung percepatan penurunan dan penghapusan stunting sebagai bagian dari prioritas pembangunan nasional dan daerah.

Program GSI tidak hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat pemberdayaan perempuan dan peran keluarga dalam mencegah stunting.

“Rapat Pokja Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu bertujuan untuk mendukung percepatan penurunan dan penghapusan stunting melalui penguatan pelaksanaan Gerakan Sayang Ibu,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan mampu memastikan program berjalan secara harmonis dan berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak yang rentan. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sengketa Lahan, SD Negeri Kuranji di Kota Serang Dua Kali Disegel Ahli Waris

Daerah

Al Muktabar Buka Kegiatan MPLS SMA, SMK dan SKh di Provinsi Banten

Daerah

Pemkab Serang Tanda Tangani MoU Pembangunan Masjid Terapung Banten

Daerah

Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026, Andra Soni : Sinergi dan Kolaborasi Kunci Utama

Daerah

Al Muktabar Laksanakan Salat Iduladha 1445 H dan Potong Hewan Kurban di Masjid Raya Al Bantani

Daerah

BEM Nusantara Kawal Penataan Wilayah Pertambangan Rakyat: Dorong Transparansi ESDM dan Percepat Kepastian Legal

Daerah

27 Narapidana Pandeglang Giat Belajar di Rutan, Raih Pendidikan Kesetaraan via PKBM

Daerah

Angka Kematian Bayi Naik Dalam Dua Tahun Terakhir, Kinerja Dinkes Kota Serang Disoal