Home / Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:40 WIB

‎Warga Cipocok Jaya Kota Serang Saling Dorong Saat Antre Pasar Sembako Murah

Tangkapan layar seorang ibu (baju hitam) saat menerobos antrean pasar sembako murah di halaman Kantor Kecamatan Cipocok Jaya I Dok. Roy-BNC

Tangkapan layar seorang ibu (baju hitam) saat menerobos antrean pasar sembako murah di halaman Kantor Kecamatan Cipocok Jaya I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Ratusan warga Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, rela antre demi mendapatkan kupon sembako murah yang diadakan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang.

‎Pelaksanaan pasar sembako murah bersubsidi ini digelar di halaman kantor Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat, 6 Februari 2026.

‎Namun saat sedang antre, seorang ibu muda yang menggendong bayinya sempat protes kepada seorang ibu memakai baju hitam yang mencoba memotong barisan antrean tersebut.

‎Sontak ibu yang menggendong bayi pun marah karena terdorong oleh ibu berbaju hitam. Sikap tidak mau antre ibu berbaju hitam ini pun mendapat protes dari ibu lainnya yang ada di belakang ibu menggendong bayi.

‎Kejadian ini akhirnya reda setelah ibu berbaju hitam rela menyingkir dan antre di barisan belakang.

‎Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil menanggapi insiden tersebut. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran warga ingin saling cepat mendapatkan kupon sembako murah.

‎”Kan ada tim kan kita sudah berikan kupon. Tadi itu ingin cepat-cepat aja bukan berarti nggak kebagian,” ujarnya.

‎Ia menyebut harga normal sembako Rp115 ribu per paket, kemudian disubsidi oleh pemerintah Rp55 ribu, maka menjadi Rp60 ribu per paket.

‎Wahyu menjelaskan pasar sembako murah bersubsidi dilakukan untuk menekan inflasi lantaran beberapa komoditas mengalami kenaikan harga.

‎”Tujuannya untuk memastikan bahwa program misi Pak Walikota ini terkait sembako di tiap kelurahan ini bisa tercapai, yang kedua menekan inflasi dan ketiga persiapan menjelang Ramadan,” terangnya.

‎Menurutnya, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti daging pada beberapa waktu lalu, hingga para pedagang sempat mogok jualan.

‎Penyebab kenaikan harga pun bervariatif mulai dari faktor cuaca, psikologi pedagang jelang Ramadan, sampai permintaan konsumen.

‎”Ada beberapa yang naik seperti daging tuh kemarin naik tuh sekarang mulai turun, tapi tetap beberapa komoditas ini naik, dan apa yang disediakan oleh kami bersama PT ABM ini berdasarkan data dari BPS Kota Serang apa aja yang naik itu yang kami siapkan,” ungkapnya.

‎Meski demikian, Dinkopukmperindag memastikan bahwa Kota Serang tidak akan mengalami kelangkaan pasokan komoditas.

‎Saat ini, kata Wahyu, pasar sembako murah batch pertama ini menyediakan sekitar 500 paket. Selanjutnya, batch kedua akan dibuka pada saat menjelang lebaran Idul Fitri 1447 hijriyah. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Realisasi Pendapatan Baru Mencapai 78,9 Persen, Tempatkan Banten Diurutan Ke-14 Secara Nasional

Daerah

Cegah Tindak Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah, Syafrudin: Guru Sumber Pengetahuan dan Keteladanan

Daerah

Terima Laporan Jalan Rusak, Gubernur Banten Andra Soni Gercep Tinjau Lokasi

Daerah

Apel Awal Tahun 2025, Sekda Kota Cilegon: Tingkat Kinerja dan Kurangi Kesalahan

Daerah

HPN 2026: LPDS Gelar UKW Perkuat Kompetensi Wartawan Banten

Daerah

Sambut Investasi Tiongkok, Pemkab Serang Fokus Percepatan Pembangunan Pulau Tunda

Daerah

Ribuan Pelajar SMP Kumpul di Alun-alun Barat Kota Serang, Rame-rame Baca Al-Qur’an

Daerah

Pengembangan Tahura, Tahun Ini DLHK Banten Bangun Akses Jalan dan Kawasan Pasanggrahan