BagusNews.Co – Anggota DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibin meraih Ekbispar Awards 2026 kategori perorangan sebagai wakil rakyat responsif dan menginisiasi gagasan Puskesmas Terapung di Kabupaten Serang. Penghargaan tersebut diberikan oleh Ekbispar Pokja Wartawan Banten dalam acara yang digelar di Astol Hotel Serang, Serang, Jumat, 6 Maret 2026.
Ahmad Muhibin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ekbispar Banten atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada Ekbispar Banten yang telah menganugerahi penghargaan bagi saya. Penghargaan yang saya dapat ini menjadi motivasi untuk saya terus berbuat yang terbaik dalam rangka memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat,” ungkap Ahmad Muhibin.
Selanjutnya, pria yang akrab disapa Ibin itu juga menjelaskan, gagasan Puskesmas Terapung merupakan salah satu upaya yang ditawarkannya sebagai solusi layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya yang ada di Kabupaten Serang.
Dikatakannya, tugas anggota DPRD tidak hanya menjalankan fungsi representasi, tetapi juga melahirkan gagasan yang dapat memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Ibin menegaskan, gagasan tersebut lahir dari keinginan untuk memperkuat layanan dasar kesehatan bagi masyarakat kepulauan sekaligus memastikan kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Serang.
“Gagasan Puskesmas Terapung sebagai salah satu solusi untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat pulau, mudah-mudahan ini bisa terwujud menjadi nyata di Kabupaten Serang,” katanya.
Lebih lanjut, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang itu juga menjelaskan, konsep Puskesmas Terapung berbeda dengan ambulans laut yang selama ini sudah ada di beberapa daerah. Jika ambulans laut berfungsi sebagai kendaraan darurat untuk membawa pasien dari pulau ke daratan.
“Puskesmas Terapung dirancang sebagai layanan kesehatan bergerak yang mendatangi langsung masyarakat pulau,” imbuhnya.
Ibin mencontohkan pelayanan tersebut dapat menjangkau wilayah seperti Pulau Tunda di Kecamatan Tirtayasa. Tenaga kesehatan dan peralatan medis dari Puskesmas Tirtayasa dapat dibawa menggunakan Puskesmas Terapung untuk memberikan layanan kesehatan langsung di pulau tersebut.
“Selain memberikan pelayanan kesehatan dasar, Puskesmas Terapung juga dapat digunakan difungsukan sebagai ambulans laut. Jadi saat ingin kembali itu bisa juga membawa pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan ke rumah sakit di daratan,” jelasnya.
Menurutnya, program ini juga dapat membantu meningkatkan capaian program kesehatan daerah sekaligus mendukung pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan bagi masyarakat di wilayah terluar.
“Gagasan Puskesmas Terapung ini merupakan bentuk manifestasi bahwa pemerintah harus hadir di tengah masyarakat pulau untuk memberikan layanan kesehatan,” pungkasnya.(Red/Dede)







