BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sedang menyusun pembuatan posko pengaduan berbasis call canter dan website khusus yang dapat diakses oleh masyarakat, terutama terkait laporan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini disampaikan oleh Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi, usai mengikuti rapat koordinasi laporan kegiatan MBG di Kota Serang, yang digelar di gedung Korpri Kota Serang, Senin, 9 Maret 2026.
”Sekretariat akan berada di ruang Asisten Daerah (asda) untuk kemudahan akses, sedangkan kegiatan rapat akan digunakan di sini (gedung Korpri),” ungkapnya.
Ia menjelaskan nomor telepon dan website untuk layanan pengaduan serta informasi program MBG sedang dalam proses penyusunan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
”Setiap masukan atau informasi dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan peran dan tugas masing-masing pihak,” ucap Yudi.
Dalam pemantauan yang telah dilakukan bersama Walikota Budi Rustandi, fokus utama adalah pada kualitas menu makanan yang disajikan hingga penyaluran ke sekolah-sekolah.
Menurut Yudi, selama pihaknya melakukan monitoring tidak pernah menemukan menu MBG yang bermasalah. Justru permasalahan tersebut muncul saat menjelang Ramadhan hingga sekarang terkait menu yang disajikan.
”Saat ini pas menjelang puasa ada beberapa kendala terkait menu. Kami menemukan bahwa tidak semua yang ditugaskan sebagai ahli gizi di setiap Satuan Kerja Pelaksana Gizi (SKPG) adalah ahli gizi profesional karena keterbatasan lulusan,” ungkap dia.
Maka, pihaknya mendorong Dinas Kesehatan untuk melakukan pembinaan kembali tentang standarisasi gizi yang akan diberikan kepada penerima manfaat.
Yudi juga belum berani menyebutkan secara detail berapa jumlah tenaga ahli gizi yang tidak sesuai dengan kapasitasnya.
”Dari 79 SPPG yang ada di Kota Serang, saya belum melakukan pengecekkan secara langsung. Ini baru infomasi dari Dinkes karena mereka yang selalu melakukan pembinaan,” tandasnya. (Red/ Roy)







