Home / Daerah

Senin, 13 April 2026 - 16:22 WIB

Tekan Angka Pengangguran, Buruh di Kota Serang Dukung Penuh Investasi

Dewan Pengurus Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI), sekaligus Ketua Aliansi Serikat Pekerja Buruh (ASPB) Kota Serang, Teguh Prinaryanto I Dok. Roy-BNC

Dewan Pengurus Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI), sekaligus Ketua Aliansi Serikat Pekerja Buruh (ASPB) Kota Serang, Teguh Prinaryanto I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Elemen serikat buruh di Kota Serang menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam mendatangkan investasi, khususnya rencana pembangunan kawasan industri di wilayah Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen.

‎Ketua Dewan Pengurus Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI), sekaligus Ketua Aliansi Serikat Pekerja Buruh (ASPB) Kota Serang, Teguh Prinaryanto, menilai masuknya investasi adalah solusi utama mengatasi masalah pengangguran.

‎Menurutnya, selama ini mayoritas warga Serang harus bekerja di luar wilayah kota, seperti di Cilegon atau Kabupaten Serang, karena belum adanya kawasan industri yang memadai di dalam kota. Oleh karena itu, kehadiran investor baru sangat dinantikan.

‎”Harus mendukung dong, kan keluarga kita masih banyak yang menganggur. Kalau investasi tidak masuk, dari mana lagi pekerjaan itu datang,” ujar Teguh, usai beraudiensi dengan Walikota Serang Budi Rustandi di Puspemkot Serang, Senin, 13 April 2026.

‎Teguh menegaskan keyakinannya bahwa jika kawasan industri tersebut terealisasi dan pabrik-pabrik mulai beroperasi, angka pengangguran di Kota Serang akan signifikan turun.

‎Pihaknya siap berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk memastikan warga lokal mendapatkan prioritas utama.

‎”Kalau investasinya nanti bisa berjalan tentu akan mengurangi tingkat pengangguran dan tentu kita akan support, kita dukung,” ucapnya.

‎Ia juga menyambut baik rencana penyusunan Peraturan Walikota (Perwal) yang mewajibkan 80 persen tenaga kerja berasal dari warga Kota Serang.

‎Kebijakan ini dianggap sangat strategis tidak hanya untuk ekonomi, tetapi juga untuk keamanan dan ketertiban.

‎”Kami dukung sekali. Semakin banyak yang bekerja, tingkat kriminalitas juga akan berkurang. Kalau banyak pengangguran, justru risiko kejahatan meningkat,” tegasnya.

‎Dalam audiensi bersama Walikota Serang, pihak serikat buruh tidak hanya membahas penyerapan tenaga kerja, tetapi juga mengusulkan program kesejahteraan keluarga.

‎Teguh mengajukan kerjasama dengan Bank Banten agar dapat menyediakan fasilitas pembiayaan atau pinjaman tanpa agunan dengan bunga rendah khusus bagi istri-istri pekerja.

‎”Permintaan kita tidak terlalu besar, sekitar satu jutaan. Tujuannya supaya istri bisa membantu ekonomi rumah tangga, misalnya dengan berjualan nasi uduk atau gorengan pagi hari. Jadi biaya makan pagi sudah tercover sendiri,” paparnya.

‎Usulan ini diklaim telah mendapatkan respon positif dari Walikota Serang. Bahkan, dalam kesempatan tersebut juga hadir perwakilan Serikat Pekerja Bank Banten yang siap menjembatani terwujudnya kerjasama antara pemerintah, dunia usaha, dan perbankan daerah demi kesejahteraan bersama. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Serang Tanda Tangani MoU Pembangunan Masjid Terapung Banten

Daerah

Kodim Pandeglang Bagikan 180 Paket Daging Kurban untuk Warga Sekitar

Daerah

Hari Ini Pemkot Serang Relokasi Pedagang Taman Sari

Daerah

Dampak Banjir dan Longsor Meluas, BPBD Kabupaten Serang Optimalkan Logistik Darurat

Daerah

Gubernur Banten Andra Soni Lepas Kontingen POMNas

Daerah

Pemprov Banten Raih Piagam Penghargaan Peduli HAM

Daerah

Hari Kesadaran Nasional: Bupati Dewi Dorong ASN Berkerja dengan Disiplin Tinggi

Daerah

Mendagri Tinjau Harga Bahan Pokok di PITT Kota Tangerang