Home / Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 15:26 WIB

Program Serang Mengaji Berdampak Positif, Budaya ‘Perang Sarung’ Hilang, Moral Pelajar Meningkat

Ketua Satgas Serang Mengaji, KH. Enting Abdul Karim I Dok. Roy-BNC

Ketua Satgas Serang Mengaji, KH. Enting Abdul Karim I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Program prioritas Serang Mengaji yang dicetuskan Walikota Serang Budi Rustandi tidak hanya berhasil mencetak generasi yang lancar membaca Al-Qur’an, namun juga memberikan dampak positif luar biasa terhadap perubahan perilaku dan moral siswa.

‎Salah satu bukti nyata adalah hilangnya tradisi ‘perang sarung’ yang biasa terjadi di kalangan pelajar saat bulan Ramadhan.

‎Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Satgas Serang Mengaji, KH. Enting Abdul Karim, usai melakukan monitoring dan tes kemampuan baca Al-Qur’an di SDN 21 Kota Serang, Jumat, 24 April 2026.

‎”Terima kasih kepada Bapak Walikota dan Bapak Kadindik yang terus memfasilitasi dan berkolaborasi dengan kami untuk pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

‎Ia menyampaikan terima kasih kepada Walikota Budi Rustandi serta Kepala Dindikbud yang terus memfasilitasi dan berkolaborasi, untuk pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di lingkungan pendidikan mulai dari jenjang PAUD sampai SMP.

Baca Juga :  ‎Wujudkan Indonesia ASRI, Bupati Serang Dampingi Kapolda Tanam 3.000 Pohon

‎KH. Enting mengaku bersyukur melihat hasil yang dicapai di lokasi yang dikunjunginya hari ini. Tim Satgas yang telah bekerja sejak sebelum bulan Ramadhan merasa hasil kerja kerasnya terbayar lunas.

‎”Alhamdulillah, hari ini kita datang ke SDN 21 Kota Serang dan ternyata di sini semua siswa kelas 6 sudah 100 persen bisa baca Al-Qur’an. Ini satu kesyukuran bagi kita bersama,” ucap KH. Enting.

‎Dalam paparannya, Enting menyoroti satu perubahan besar yang terjadi tanpa disangka-sangka namun sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program pendidikan agama ini ternyata mampu mengubah kebiasaan buruk anak-anak.

‎”Ada satu hal yang kadang-kadang tanpa dirasa oleh kita, efek dari program Serang Mengaji ini sangat besar. Pada bulan Ramadhan kemarin, yang biasa anak-anak sekolah ada budaya ‘perang sarung’, itu hilang gara-gara program ini,” ungkap dia.

Baca Juga :  Sinergi Kadin dan Pemkab Serang, Dorong Potensi UMKM Menuju Kemandirian Ekonomi

‎”Ini adalah satu efek moral yang sangat positif dan nyata yang dihasilkan dari kegiatan Serang Mengaji. Anak-anak lebih tenang, beradab, dan fokus pada kebaikan,” tambahnya.

‎Ia menegaskan kembali bahwa seluruh gerakan ini berjalan murni berkat ketulusan hati dan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sama sekali.

‎”Kita bergerak tanpa APBD. Tapi ini adalah kewajiban moral kita yang tidak ternilai harganya. Tujuan kita hanya satu, yaitu mendidik generasi dan calon pemimpin masa depan di Kota Serang agar menjadi manusia yang berilmu dan berakhlak mulia,” pungkas KH. Enting. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

HPN di Banten, Gubernur Andra Soni Nilai Mampu Dongkrak Pariwisata dan UMKM

Daerah

DPRD Kota Serang Tagih Komitmen Pemkot Serang Bangun Flyover Unyur

Daerah

Pemkot Serang Anggarkan Rp1,5 M Untuk Kendaraan Dinas Walikota dan Wakil Walikota Serang Baru

Daerah

Nama Mantan Kadindikbud Dicatut Saat SPMB Banten Tahun 2025, Tabrani : Abaikan

Daerah

Sambut Kepulangan Wapres, Pj Gubernur Al Muktabar Laporkan Sejumlah Capaian

Daerah

Perkuat Dokumentasi Layanan Publik, DPK Banten Lakukan Pengawasan Arsip

Daerah

Datangi Kantor Disdukcapil, Walikota Serang Pastikan Pelayanan Adminduk Sesuai Harapan Warga

Daerah

Tindaklanjuti Unjukrasa Warga Cibaliung, Komisi I Datangi Lokasi Sengketa Lahan