BagusNews.Co – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Pandeglang 2025 sukses melahirkan kepemimpinan baru melalui proses demokratis dan penuh kebersamaan. H. Ramadani resmi terpilih sebagai Ketua Umum DMI periode 2025–2030, diikuti pelantikan Pengurus Daerah (PD) oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) DMI Banten, K.H. Bunyamin Hafidz, di Pendopo Pandeglang, Senin, 27 April 2026.
Meski baru dilantik, H. Ramadani menggeber program kerja sejak empat bulan lalu. Dua inisiatif unggulan pun sudah terealisasi meski dalam skala minimalis: jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS bagi marbot masjid dan MoU dengan Kementerian Agama serta BPN untuk sertifikasi tanah masjid se-Kabupaten Pandeglang.
“Berdasarkan data sementara, Pandeglang punya lebih dari 3.000 masjid di 5.000 RW belum termasuk mushola. Ke depan, kami lakukan pendataan menyeluruh,” tegas Ramadani.
Ia menargetkan masjid sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, dan pemersatu generasi muda. “Masjid harus jadi magnet bagi remaja. Pendekatan agama paling efektif untuk pembinaan mereka,” ujarnya penuh semangat.
K.H. Bunyamin Hafidz mengapresiasi langkah kilat Pandeglang. “Di tingkat wilayah kami baru akan jalankan, tapi Pandeglang sudah action. Ini luar biasa untuk kemaslahatan umat,” katanya.
Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dibuka Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi. “Memakmurkan masjid sama dengan mengurus rumah Allah—insyaallah ganjarannya surga. DMI harus sinergi dengan pemda untuk tarik lebih banyak jamaah beribadah dan menimba ilmu,” pesannya.(Red/Difeni)







