BagusNews.Co — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang telah melaksanakan debat publik perdana untuk pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati dalam rangka Pilkada 2024.
Debat visi misi antara paslon nomor urut 1 dan 2, Andika Hazrumy-Nanang Supriatna dan Ratu Rachmatuzakiyah-Najib Hamas itu diadakan pada Jumat, 8 November 2024, bertempat di Hotel Swiss-Belinn Modern Cikande, Kabupaten Serang.
Debat ini menjadi salah satu momen penting dalam pemilihan yang dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.
Ketua KPU Kabupaten Serang Nasehudin mengungkapkan, tema yang diusung dalam debat kali ini adalah ‘Peningkatan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat yang Berwawasan Lingkungan’.
Nasehudin menegaskan bahwa tema ini diharapkan dapat mendorong para calon untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Serang secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Dengan tema tersebut, para calon diharapkan dapat menyampaikan visi, misi, dan program kerja terkait peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat Serang secara berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Melalui debat publik ini, lanjut Nasehudin, masyarakat diberikan kesempatan untuk melihat dan menilai secara langsung komitmen para calon dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
Ia juga berharap bahwa partisipasi pemilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Serang dapat meningkat.
“Tahun 2015, partisipasi pemilih di Kabupaten Serang mencapai lebih dari 50 persen, dan pada tahun 2020 meningkat menjadi lebih dari 60 persen,” imbuhnya.
Adapun target partisipasi pemilih pada Pilkada 2024, yaitu bisa mencapai lebih dari 90 persen.
“Partisipasi pemilih diharapkan akan terus meningkat, dan kami menargetkan Pilkada 2024 dapat mencapai 90 persen lebih,” kata Nasehudin.
Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Ichsan Mahfuz menambahkan, KPU menekankan pentingnya menjaga suasana debat agar tetap kondusif, dengan fokus pada gagasan serta program yang dapat membawa kemajuan bagi daerah.
“Debat publik ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam penguatan demokrasi di Kabupaten Serang, di mana masyarakat diundang untuk lebih aktif dalam pemilihan yang akan menentukan masa depan Kabupaten Serang,” katanya.
Dengan adanya debat ini, ia berharap, pemilih dapat lebih bijak dalam memilih calon pemimpin yang mampu memberikan solusi untuk permasalahan di daerah. (Red/Dwi)







