BagusNews.Co – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang diselenggarakan di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, berlangsung dengan suasana yang aman, tertib, serta diisi berbagai kegiatan positif.
Keberhasilan penyelenggaraan ini dinilai menjadi pertanda baik bagi kemajuan daerah, sekaligus menjadi titik tolak penguatan berbagai kebijakan yang berpihak pada kepentingan tenaga kerja dan perekonomian daerah.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyampaikan bahwa kondusivitas yang tercipta selama rangkaian kegiatan tersebut merupakan modal berharga untuk memelihara dan meningkatkan iklim investasi di daerahnya.
Di sisi lain, ia juga menyoroti masalah yang masih menjadi perhatian utama, yaitu maraknya praktik percaloan tenaga kerja yang harus segera diberantas secara tuntas.
Ratu Zakiyah juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Menurut dia, terselenggaranya peringatan Hari Buruh dalam suasana yang baik menjadi bukti kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, sehingga akan berdampak langsung pada tingkat kepercayaan para pelaku usaha dan penanam modal.
”Ini menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi investasi di wilayah Kabupaten Serang. Kami berharap May Day dapat terus dilaksanakan dalam suasana positif sehingga investasi terus terbuka dan bermuara pada terciptanya lapangan pekerjaan,” ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan, Minggu, 3 Mei 2026.
Selain membahas aspek keamanan dan perekonomian, dirinya juga menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memberantas berbagai praktik yang merugikan tenaga kerja, terutama tindakan percaloan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Sebagai langkah nyata, Pemkab Serang telah membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Pungutan Liar (Satgas Pungli) yang bekerja secara terkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
Tim ini ditugaskan untuk memantau, menindak, serta menyelesaikan setiap kasus yang terindikasi melanggar aturan dan merugikan kepentingan umum.
”Alhamdulillah, upaya ini sudah berjalan masif dengan dukungan Kapolres Serang. Beberapa kasus juga sudah masuk dalam proses penyelidikan dan penyidikan,” terang Ratu Zakiyah.
Meskipun berbagai upaya telah dijalankan, Ratu Zakiyah menekankan bahwa kerja keras ini tidak boleh berhenti dan harus terus ditingkatkan intensitasnya.
Hal ini dilakukan agar praktik-praktik yang merugikan tersebut dapat diminimalisir bahkan dihilangkan sama sekali dari lingkungan kerja di Kabupaten Serang.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh lapisan masyarakat agar turut berperan serta dalam mengawasi jalannya dunia pekerjaan.
Masyarakat diminta untuk berani melaporkan apabila menemukan adanya indikasi percaloan atau praktik tidak wajar lainnya yang merugikan tenaga kerja.
”Kami mohon dukungan semua pihak untuk terus memberikan laporan kepada kami, sehingga bisa kami tindak lanjuti dan awasi bersama,” tandasnya. (Red/ Roy)







