BagusNews.Co – Capaian sertifikasi aset milik Pemerintah Kabupaten Serang menunjukkan peningkatan yang signifikan pada 2024, berkat upaya dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Dalam proses sertifikasi ini, Pemkab Serang berhasil menyelesaikan 200 sertifikat aset pada tahun ini, sebuah langkah maju yang menggembirakan.
Kepala BPKAD Kabupaten Serang Sarudin mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
“Tahun ini alhamdulillah target kita mudah-mudahan 200 sertifikat bisa selesai. Biasanya kan tahun sebelumnya di bawah 100 sertifikat saja. Progresnya tahun ini cukup bagus,” kata Sarudin saat memberikan keterangan pada Jumat, 15 November 2024.
Selain fokus pada sertifikasi aset, BPKAD juga menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 sebagai salah satu tugas penting di sisa tahun 2024 yang tinggal kurang dari dua bulan.
Sarudin menekankan pentingnya penyerapan anggaran yang berkaitan dengan program-program kegiatan yang telah direncanakan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
“Menjelang akhir tahun, bagaimana penyerapan anggaran-anggaran yang berkaitan dengan program-program kegiatan yang sudah direncanakan oleh masing-masing OPD bisa tercapai maksimal,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa pada akhirnya, APBD Kabupaten Serang tahun 2025 akan tersusun dengan baik, dan anggaran tahun 2024 di setiap OPD dapat terserap sepenuhnya.
Sarudin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepadanya untuk memimpin BPKAD.
“Mudah-mudahan saya dapat terus menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan semoga kinerja BPKAD semakin lebih baik lagi,” tuturnya.
Dalam beberapa bulan tersisa pada 2024, Sarudin menegaskan bahwa salah satu tugas BPKAD adalah berkaitan dengan penyusunan APBD tahun 2025.
Ia juga menyoroti pentingnya penyerapan anggaran yang berhubungan dengan program-program kegiatan yang telah direncanakan masing-masing OPD agar dapat tercapai semaksimal mungkin menjelang akhir tahun.
Terkait dengan lelang kendaraan dinas, Sarudin mengakui bahwa proses inventarisasi telah dilakukan dengan baik.
Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi kendaraan dinas yang sudah tidak layak untuk beroperasi agar dapat dilelang.
“Kendaraan yang akan dilelangkan kurang lebih ada sekitar 50 unit. Sekarang sedang dalam proses, penilaian sudah selesai, kita sedang menunggu jadwal dari balai lelang,” ujarnya.
Dengan capaian sertifikasi aset dan langkah-langkah strategis lainnya, Pemkab Serang berkomitmen untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. (ADV)






