Home / Daerah / Uncategorized

Kamis, 7 April 2022 - 22:04 WIB

Wagub Banten Andika Hazrumy Ungkap Syukur Ekonomi di Banten Tumbuh Positif Disaat Pandemi

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy secara resmi membuka Musrenbang atau Musyawarah Rencana Pembangunan RKPD Tahun 2023 | Istimewa

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy secara resmi membuka Musrenbang atau Musyawarah Rencana Pembangunan RKPD Tahun 2023 | Istimewa

BagusNews.Co– Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy secara resmi membuka Musrenbang atau Musyawarah Rencana Pembangunan RKPD atau Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2023 di Hotel Novotel, Tangcity Mall, Kota Tangerang, Kamis (7/4).

Dalam sambutannya, Andika mengaku bersyukur karena hasil pembangunan di Provinsi Banten dapat tetap tumbuh positif meski di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Menurut Andika, pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran Pemerintah Kabupaten/Kota yang sudah sangat membantu kerja-kerja pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten/Kota karena pencapaian-pencapain Pemprov Banten pada tahun 2022 sebagai landasan kita merencanakan program untuk tahun depan, tentu saja berkat kontribusi yang tidak sedikit dari Kabupaten/Kota,” papar Andika di hadapan peserta Musrenbang yang juga terdapat para Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Banten.

Tampak mereka yang hadir adalah Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan. Berikutnya Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi dan Wakil Bupati Pandeglang Tanto W Arban.

Lebih jauh Andika berharap kekompakan antar Pemerintah Kabupaten/Kota se-Banten bersama Pemprov Banten dapat terus terjalin. Andika berharap koordinasi antar Pemerintah Kabupaten/Kota bersama Pemprov Banten ke depannya dapat lebih diperkuat lagi.

“Tentu saja kalau bicara koordinasi, termasuk di dalamnya koordinasi kita di Banten dengan Pemerintah Pusat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kawal Produk Pertanian Lokal Masuk Dapur MBG, Pemuda Tani Indonesia Kunjungi Kabupaten Lebak

Diungkapkan Andika, pembangunan manusia di Banten secara konsisten terus mengalami kemajuan, yang dilihat dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Capaian IPM sebesar 72,72 poin atau meningkat 0,27 poin dari tahun sebelumnya, dan lebih baik dibandingkan IPM nasional yang mencapai 72.29 poin.

Peningkatan IPM Banten tahun 2021, kata Andika, terjadi pada tiga komponen, yaitu Umur Harapan Hidup (UHH) menjadi 70,02 tahun, Harapan Lama Sekolah (HLS) menjadi 13,02 tahun, Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) menjadi 8,93 tahun, dan pengeluaran per kapita per tahun sebesar Rp 12 juta.

Laju pertumbuhan ekonomi sendiri mengalami pertumbuhan positif sebesar 4,44%, atau pulih dari kondisi perekonomian tahun 2020 yang mengalami pertumbuhan negatif -3.38%.

“Serta lebih baik dibandingkan perekonomian nasional yang hanya tumbuh 3.51%,” imbuhnya.

Berikutnya, Andika melanjutkan, capaian persentase penduduk miskin sebesar 6,50% atau menurun dibandingkan dengan capaian tahun 2020 yang mencapai 6,63%, dan angka tersebut masih lebih baik dari tingkat kemiskinan nasional yang mencapai 9,71%. Angka kemiskinan tersebut mengalami penurunan sebesar 0,13 poin dibanding kondisi tahun sebelumnya.

Hal ini, kata Andika, sejalan dengan berkurangnya jumlah penduduk miskin sebanyak 15,000 ribu orang. Adapun capaian persentase pengangguran terbuka pada 2021 terealisasi sebesar 8,98%, menurun signifikan dari kondisi pengangguran tahun 2020 yang mencapai 10,64% atau turun sebesar 1,66%. Jumlah pengangguran berkurang signifikan sebanyak 99.000 ribu orang.

Baca Juga :  Wagub Andika Dampingi Kapolri Tinjau Vaksinasi di Pandeglang

Lebih lanjut Andika mengungkapkan sejumlah prestasi yang berhasil di raih Pemprov Banten. Prestasi tersebut di antaranya penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 5 tahun berturut-turut, Penghargaan pencegahan korupsi dari KPK, Provinsi sangat inovatif dari Kemendagri, peringkat pertama manajemen kepegawaian dari BKN dan predikat Provinsi informatif dari Komisi Informasi Republik Indonesia.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Banten Mahdani dalam laporannya mengatakan, Musrenbang RKPD merupakan akumulasi dari tahapan perencanaan, melalui pendekatan partisipatif, teknokratis, politis, top down dan bottom up.

“Maksud dan tujuan
pelaksanaan Musrenbang ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dari para pemangku kepentingan dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD tahun 2023,” kata Mahdani.

Diungkapkan Mahdani, Musrenbang diikuti oleh 290 peserta, dengan 199 hadir secara tatap muka dan 91 hadir melalui online.

Peserta antara lain terdiri dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pimpinan DPRD Banten, Bupati/Walikota se-Banten, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Banten, Perangkat Daerah Provinsi Banten, perwakilan dunia usaha, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi profesi.

Turut hadir memberikan materi paparan Sekretaris Jenderal Kemendagri Suhajar Diantoro dan Deputi Pendanaan Pembangunan Bappenas Scenaider Clasain Hasudungan Siahaan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan Rp405 Juta bagi Guru Mengaji dan Imam Masjid

Daerah

Kodim Pandeglang Kejar Rampungkan Empat Jembatan Garuda
Owner Klinik Airens Medika, dr. Irma Rachmawati Sulaeman, saat prosesi potong pita dalam acara Grand Opening klinik miliknya I Dok. Roy-BNC

Daerah

Resmi Beroperasi, Klinik Airens Medika Hadir di Serang dengan Beragam Pelayanan Kesehatan

Daerah

Sebelum Lakukan Relokasi, Pemkot Serang Masifkan Komunikasi dengan Warga Sepadan Kali Bedeng

Daerah

Diduga Konflik Rumah Tangga, Polresta Tangerang Ungkap Motif Kasus Pembunuhan di Tigaraksa

Daerah

Jalan Rusak di Pandeglang, Ini Harapan Masyarakat

Daerah

Pengiriman Sampah ke Aspex Kumbong Bogor Dihentikan, Begini Manuver Pemkot Tangsel

Daerah

Kembangkan Ikan Mas Sinyonya, Bumdes Wirasinga Diapresiasi Camat Mekarjaya