Home / Daerah / Nasional

Rabu, 18 Desember 2024 - 16:04 WIB

Raih Penghargaan APBD Award 2024, Pj Gubernur Banten A Damenta : Hasil kerja Tim dan Disiplin

BagusNews.Co – Provinsi Banten meraih APBD Award 2024 kategori Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Tertinggi dan kategori Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Anugerah diterima Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta pada Rapat Koordinasi Nasional Keuangan Daerah dan APBD Award 2024 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Jl Jenderal Sudirman Kav. 86 Jakarta, Rabu 18 Desember 2024.

Rakornas yang dibuka Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian itu mengusung tema “Peningkatan kapasitas fiskal daerah melalui pengelolaan keuangan daerah berbasis teknologi informasi.”

Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta berharap penghargaan dan prestasi tersebut dapat terus dipertahankan, bahkan dapat ditingkatkan.

“Performa ini harus dipertahankan terus dan tingkatkan lagi,” ungkapnya.

Selanjutnya, A Damenta juga menyampaikan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja semua pihak, sehingga dapat menunjukan kinerja yang optimal.

Baca Juga :  Lantik Tujuh Pejabat Baru, Sekda Kota Serang Tekankan Pentingnya Adab dan Etika

“Ini hasil kerja tim dan dispilin anggaran yang bagus, hal seperti ini menunjukan kinerja teman-teman OPD membanggakan,” katanya.

Sementara, dalam arahannya Mendagri M Tito Karnavian mengatakan bahwa mengelola keuangan negara, daerah, dan semua tingkatan, prinsip dasarnya tidak jauh beda dengan keuangan rumah tangga.

“Bagaimana caranya pendapatan lebih besar dari belanja,” ucapnya.

Dikatakan, kalau pendapatan yang didapat lebih besar dari belanja maka punya simpanan. Bisa dipakai untuk kegiatan apapun.

“Yang tidak boleh adalah belanjanya lebih besar dari pendapatan. Itu namanya ngutang, defisit,” tegas Mendagri.

Dijelaskan, pendapatan daerah sumber utamanya ada tiga. Pertama, transfer dari pusat berupa Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Kedua, pendapatan asli daerah utamanya dari retribusi dan pajak. Ketiga, sumber lain yang sah khususnya dari BUMD, hibah, dan lain-lain.

Baca Juga :  A Damenta Tinjau Posyan Nataru 2024 di Kota Serang

Dalam kesempatan itu Mendagri juga ingatkan bagaimana caranya untuk meningkatkan pendapatan dari PAD serta menghidupkan BUMD. “PAD baik kalau swastanya hidup. Hidupkan swasta dengan memberikan kemudahan perijinan berusaha,” ucapnya.

Dalam laporannya, Pelaksana Harian (Plh) Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Horas Maurits Panjaitan sebagai Ketua Penyelenggara mengatakan rakornas bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman peningkatan fiskal daerah melalui pengelolaan keuangan daerah berbasis teknologi informasi serta kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Tampak hadir Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rahmat Pambudi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Momentum Muharram, Pemkot Tangsel Dorong Perubahan Perilaku dan Pendidikan

Daerah

Puluhan Hektare Sawah Terjangkit Penyakit Kresek, DKPP Kabupaten Serang Salurkan Agen Hayati

Daerah

Pameran Seni Rupa Nomad & Nowhere Buka di City Gallery Tangerang Selatan

Daerah

Satu Tahun Pimpin Andra Soni di Provinsi Banten, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Yudi Budi Wibowo

Daerah

Banten Memiliki Banyak Destinasi Wisata Menarik, Andra Soni : Menggerakan Perekonomian

Daerah

Nihil Tanggapan Masyarakat, KPU Kota Serang Segera Tetapkan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota

Daerah

Pemprov Banten Imbau Perusahaan Salurkan THR Tepat Waktu

Daerah

Datangi Pemkot Tangerang, Indah Kiat Wakafkan Mushaf Al-Qur’an untuk Masjid dan Sekolah