Home / Daerah

Selasa, 15 Juli 2025 - 17:24 WIB

Bupati Pandeglang Langsung Temui Kedua Anak Putus Sekolah

Bupati Pandeglang, Dewi Setyani saat mengunjungi kediaman anak putus sekolah di Kampung Cicadas, Pandeglang | Dok. Guntur-BNC

Bupati Pandeglang, Dewi Setyani saat mengunjungi kediaman anak putus sekolah di Kampung Cicadas, Pandeglang | Dok. Guntur-BNC

BagusNews.Co – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setyani langsung meninjau kediaman kedua anak di Kelurahan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang yang terpaksa putus sekolah. Lantaran terhalang dengan kondisi perekonomian keluarga.

Dewi Setyani memeriksa kondisi yang dialami oleh dua anak tersebut dengan menghampiri kediamananya yang berada di Kampung Cicadas, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang pada Selasa, 15 Juli 2025.

Dewi Setyani mengaku sangat prihatin dengan kejadian putus sekokah yang dialami oleh kedua anak tersebut. Oleh karena itu, dirinya akan memasukan kedua anak itu di SMP Negeri 4 Pandeglang yang tak jauh dari kediamannya.

Baca Juga :  Istri Wakil Bupati Pandeglang Pimpin Gabungan Organisasi Wanita

“Ini memprihatinkan, kebetulan ini ada Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Pandeglang, jadi kedua anak ini akan disekolahkan di sekolah tersebut,” ungkap Dewi.

Pada kesempatan itu, Dewi juga memberikan bantuan berupa seragam dan atribut sekolah serta bantuan santunan.

Tidak hanya itu, Dewi juga meminta kepada dinas terkait untuk dapat memberikan program perbaikan rumah tidak layak huni.

“Ini rumahnya pun udah rusak dan tidak layak, pak Camat, pak lurah segera koordinasi dengan dinas Perkim untuk proses bantuan rumah tidak layak huni,” titahnya.

Sementara, Kepala SMP Negeri 4 Pandeglang Cahya Rinawati menuturkan pihaknya dengan senang hati menerima dua anak tersebut di sekolahnya.

Baca Juga :  Dindikbud Kota Serang Terima Aduan Oknum Guru Jadi Pelaku Bullying di Sekolah

“Tentunya dengan senang hati kami menerima dua anak tersebut, walaupun tanpa perintah bupati jika memang keadaannya seperti ini, tentu saya terima,” ujarnya.

Selanjutnya, Cahya menuturkan di sekolahnya terdapat kantin kosong yang dapat digunakan oleh orang tua anak tersebut untuk berjualan untuk membantu menyediakan mata pencaharian agar kebutuhan anak lainnya dapat terpenuhi.

“Di sekolah ada kantin baru, masih pada kosong, jadi kedua orang tua anak tersebut bisa berjualan, dan bisa dapat penghasilan,” tandasnya. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

Koperasi Pandeglang Wajib Sejahterakan Anggota di Tengah Badai Ekonomi

Daerah

Bonnie Triyana Dukung Perlindungan Hak Warga Desa Mekarsari dari Kriminalisasi

Daerah

DKBP3A Kabupaten Serang Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting 2024

Daerah

Bawaslu RI Umumkan Anggota Bawaslu Banten yang Baru, Satu Petahana Tiga Wajah Baru

Daerah

Tinawati Andra Soni Ajak Anak-anak Banten Perkuat Literasi Lewat Mendongeng

Daerah

Hari Kelima Jalani Retret, Andra Soni Dibekali Materi Oleh 12 Menteri

Daerah

Layanan Publik dan Netralitas ASN Disoal, Cak Nawa : ASN Harus Berpihak Pada Aturan

Daerah

Revisi Perda Diniyah, Siswa SD di Tangsel Bakal Belajar Kitab Kuning