Home / Daerah

Rabu, 17 September 2025 - 14:12 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Sampaikan Sejumlah Pesan ke Pelaku UMKM

BagusNews.Co – Gubernur Banten Andra Soni berpesan ke pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya para ibu untuk tidak tergoda pinjaman online alias pinjol. Daripada melakukan pinjol, pelaku usaha bisa memanfaatkan program pengembangan di PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM) Persero.

‘’Pinjol menjadikan Ibu-ibu terjerat dan membuat susah,” ujar Andra Soni saat memberikan sambutan di kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar PT PNM di Tangerang Selatan, Rabu, 17 September 2025.

Andra Soni memaparkan, para ibu memiliki peran besar dalam kehidupan keluarga. Apalagi, saat ini tuntutan kebutuhan keluarga sangat tinggi. Namun, kadang ada pelaku UMKM yang tergiur pinjol untuk memenuhi kebutuhannya.

“Jangan tergiur pinjol,” papar gubernur menegaskan.

Untuk memenuhi kebutuhan, para ibu bisa berusaha. Salah satunya melalui permodalan yang diberikan oleh PT PNM. Program yang diberikan ke masyarakat juga meliputi pembinaan, pendampingan sampai ke manajemen usaha.

Baca Juga :  Tingginya Capaian Program IDL, Bupati Serang Raih Penghargaan Dari Kemenkes

“PNM bisa membantu ibu-ibu berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga memberikan apresiasi kepada para ibu pelaku UMKM yang hadir dengan penuh antusias. Andra Soni menilai, kondisi ini merupakan bentuk semangat yang luar biasa untuk berusaha dalam rangka memenuhi kebutuhan keluarga. Gubernur berpesan, para ibu yang menjadi nasabah PT PNM untuk sungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan yang diberikan agar menambah penghasilan.

“Bahkan, saya lihat ada ibu-ibu yang menggendong anak ke sini,” tandasnya.

Andra Soni juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT PNM menyelenggarakan PKU Akbar dengan salah satu program pemberdayaan sampah. Menurutnya, sampah tidak hanya menjadi isu lingkungan tetapi juga memiliki aspek sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

“Isu pengelolaan sampah hari ini tidak hanya menyangkut masalah lingkungan, tetapi juga erat kaitannya dengan aspek sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Siap Sambut Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Ini Strategi Dispar Banten

Menurutnya, sampah memiliki potensi sumber daya ekonomi jika dikelola dengan kreatif dan inovatif. Pemprov Banten berkomitmen untuk bersinergi dengan berbagai pihak dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi kreatif sekaligus menjaga lingkungan hidup.

Sementara itu, Executif Vice Presiden PT PNM Sasono Hantarto mengatakan, kegiatan PKU Akbar di Tangerang Selatan fokus kepada literasi keuangan dan pemberdayaan bank sampah untuk lingkungan yang nyaman. Kegiatan tersebut, bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan dalam pengelolaan usaha berbasis sampah. Selain itu, PKU Akbar juga menjadi platform untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan bank sampah.

“Peserta PKU Akbar diikuti 500 peserta. Semuanya berstatus ibi-ibu yang menjadi nasabah PT PNM,” kata Sasono.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

HUT Sanggar Bina Tari Raksa Budaya Ke-37 Tampilkan Tari Kolosal Dengan 370 Penari

Daerah

Didemo Warga Padarincang Terkait PT STS, Asda I: Tunggu Arahan Bupati Serang

Daerah

Kapolda Banten Kukuhkan Beberapa Pejabat Polresta Serang Kota

Daerah

SMAN 2 KS Cilegon Borong Gelar Juara di Turnamen Basket HBL 2025

Daerah

Jelang Pemilu, Disdukcapil Kabupaten Serang Lakukan Perekaman KTP Elektronik di Rumah Tahanan

Daerah

Sejumlah Mahasiswa Fakultas Hukum Unpam Gelar PKM Di MA Tarbiyah Islamiyah

Daerah

Dinsos Banten Mulai Salurkan Bantuan UEP untuk 2.720 RTS

Daerah

Bangun Kantor Pusat Bank Banten di Kota Serang, Pemprov Gelontorkan Dana Rp22,6 Miliar