BagusNews.Co – Akibat kondisi perekonomian yang tidak mencukupi, dua orang anak asal Kabupaten Pandeglang harus putus sekolah.
Eni dan Rina harus terpaksa tidak bisa melanjutkan pendidikannya ke tingkat SMP sederajat, karena terhambat dengan kemampuan ekonomi keluarganya. Kedua siswa tersebut bertempat tinggal di Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang.
Rusmini, orang tua dari Eni mengungkapkan dirinya tidak memiliki keuangan yang cukup untuk menyekolahkan anaknya. Meskipun anaknya memiliki keinginan tinggi untuk bersekolah.
“Ya bagaimana uangnya tidak ada, cuma buat makan itu dicukup-cukupin, padalah anak saya pengen banget sekolah,” ungkapnya kepada wartawan pada Selasa, 15 Juli 2025, pagi.
Selanjutnya, Rusmini juga menyampaikan sebelum Eni, anaknya yang nomor kedua juga harus putus sekolah saat duduk dikelas 8 tingkat SMP sederajat.
“Sebenernya kakanya juga berhenti sekolah waktu kelas 2 SMP, sekarang adiknya juga,” jelasnya.
Sementara, Nurhayati orang tua dari Rina mengatakan, anaknya memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan. Namun hal itu harus terhenti lantaran faktor ekonomi keluarga.
“Penghasilan saya Rp250 ribu seminggu, buat makan saja kurang, meski anak maksa mau sekolah saya tidak sanggup,” katanya.
Lebih lanjut, Nurhayati berharap adanya bantuan pemerintah untuk membantu anaknya untuk melanjutkan pendidikan.
Ditempat yang sama, Lurah Pandeglang Ahmad Kurnia menyampaikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dapat membantu kedua anak tersebut bisa melanjutkan pendidikannya.
“Kelurahan akan segera berkoordinasi dengan bagiannya untuk segera mendaftarkan warga tersebut,” pungkasnya. (Red/Guntur)







