Home / Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:52 WIB

‎Panen Jagung di Bantarpanjang Tigaraksa, 99 Persen Tanaman Tumbuh tapi Belum Pasti Berbuah

Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid (tengah) didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) dan Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang Syaifullah (kiri) saat diwawancarai di ladang jagung binaan Polresta Tangerang di Desa Bantarpanjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang l Dok. Munjul-BNC

Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid (tengah) didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) dan Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang Syaifullah (kiri) saat diwawancarai di ladang jagung binaan Polresta Tangerang di Desa Bantarpanjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang l Dok. Munjul-BNC

‎BagusNews.Co – Di tengah tantangan tanah ekstrem dan cuaca ekstrem yang melanda, panen perdana ladang jagung binaan Polresta Tangerang di Desa Bantarpanjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menunjukkan bahwa 99 persen tanaman berhasil tumbuh, meskipun belum tentu semua akan berbuah maksimal.

‎Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid  menyampaikan bahwa panen raya ini memiliki makna penting untuk ketahanan pangan nasional.

‎”Alhamdulillah hari ini secara serentak se-Indonesia secara nasional bahwa panen raya ini dilaksanakan oleh Pak Kapolri,” ujar Maesyal di sela-sela kegiatan panen, Kamis, 8 Januari 2026.

‎Ia mengatakan bahwa panen raya ini melibatkan berbagai unsur seperti aparat keamanan dan kelompok tani, yang turut serta mempersiapkan dan melaksanakan panen selama empat bulan terakhir.

‎Maesyal menegaskan bahwa manfaat utama dari kegiatan ini adalah menciptakan aktivitas ekonomi bagi masyarakat dan memastikan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi produktif.

‎”Kalau sudah beraktivitas berarti ada kegiatan, kalau sudah ada kegiatan pasti ada pendapatan mereka,” katanya.

‎Ia pun menegaskan bahwa hasil panen akan didistribusikan kepada Bulog dan diharapkan dapat mendukung program ketahanan pangan nasional sesuai arahan Presiden.

‎Selain itu, Maesyal menjelaskan bahwa upaya peningkatan hasil panen akan terus dilakukan, termasuk rencana ekspansi dan pemetaan lahan untuk penanaman kembali.

‎”Ini sedang dibahas, dirancang oleh pihak ketiga (PT MSD Corpora), artinya pihak yang pelaksana untuk tanam ini, yang bertanggung jawab tentang tanam ini,” tuturnya.

‎Ia berharap, dengan langkah-langkah ini, produksi jagung di Kabupaten Tangerang dapat meningkat secara signifikan dalam dua tahun ke depan.

‎Di sisi lain, Direktur Utama PT MSD Corpora, Made Suardika Dwipayana, memberikan gambaran tentang proses distribusi dan hasil panen.

‎”Sesuai dengan arahan pusat, kita utamakan ke Bulog. Serapannya ke Bulog. Tapi kalau Bulog tidak bisa, nanti ada mungkin beberapa pabrik pakan yang bisa menampung,” katanya.

‎Made juga menegaskan bahwa jagung yang dipanen saat ini adalah jenis jagung hibrida.

‎Made mengungkapkan, meskipun hasil panen mencapai 2-3 ton dari 1,5 hektare, potensi produksi jangka panjang bisa mencapai 8 ton per hektare dalam dua tahun mendatang, jika semua proses berjalan sesuai rencana.

‎Ia juga menyoroti bahwa hasil yang diperoleh saat ini masih dipengaruhi oleh berbagai kendala, termasuk kondisi tanah dan cuaca ekstrem.

‎”Yang pertama kan kita sudah melakukan upaya olah lahan sesuai dengan prosedur. Tapi kan hujan,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Made menyebut bahwa sekitar 99 persen tanaman jagung berhasil tumbuh, tetapi belum tentu semua tanaman akan berbuah maksimal.

‎”Jadi dari 100 persen yang kita ini, masih sisanya sekitar 1 persen,” katanya.

‎Ia menambahkan, tanaman yang tumbuh pun belum tentu berbuah karena faktor tanah dan cuaca yang tidak menentu, sehingga proses evaluasi dan pemantauan lanjutan sangat diperlukan.(Red/Munjul)

‎Tags: ‎

Share :

Baca Juga

Daerah

Kondisi Banjir di Tigaraksa Berangsur Surut, Warga Mulai Kembali Beraktivitas Normal

Daerah

Sempat Gagal di Pemilu 2019, Guru di Kabupaten Serang Raih Suara Terbanyak di Pemilu 2024

Daerah

Dukung Pemekaran Cilangkahan, Projo Lebak Minta Dukungan Kaesang

Daerah

Guru dan Kepsek Diminta Berperan Aktif Wujudkan Kondusifitas di Sekolah

Daerah

Capaian Program Serang Mengaji Melonjak Signifikan, Distribusi Al-Quran Didukung Penuh Tanpa APBD

Daerah

Kunjungi Kementerian PUPR, Yedi Rahmat Usulkan Kebelanjutan Pembangunan Kota Serang

Daerah

Dekranasda Banten Perkuat Promosi Wastra

Daerah

DPK Banten Dorong Records Center Penataan Arsip Vital OPD