BagusNews.Co – Wali Kota Cilegon Robinsar melakukan rotasi dan mutasi di lingkungan Pemkot Cilegon yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu 4 Februari 2026.
Ada 14 pejabat eselon II resmi mengisi posisi baru, guna mempercepat realisasi program kerja pemerintah. Menurut Robinsar mengatakan, langkah ini diambil sebagai bentuk penyegaran organisasi. Ia berharap para pejabat baru dapat membawa semangat baru untuk langsung tancap gas melaksanakan visi-misi pembangunan.
“Tujuannya penyegaran dan juga percepatan program. Dalam waktu dekat akan saya koordinasikan ke posisi yang baru itu, kita akan kasih guidance apa yang jadi prioritas, supaya kepala OPD yang baru bisa segera bekerja,” ujar Robinsar kepada awak media.
Menurutnya, keputusan ini diambil setelah melakukan evaluasi kinerja selama satu tahun pertama kepemimpinannya. Ia menekankan bahwa rotasi bukan berarti pejabat sebelumnya tidak bekerja dengan baik, melainkan upaya penggalian potensi di tempat yang lebih tepat.
“Kami bicara profesionalisme. Selama setahun kita menilai mana yang sesuai kompetensinya dan mana yang bisa digali lagi potensinya. Kami tidak ingin merotasi tanpa dasar,” tegasnya.
Beberapa poin utama dalam kebijakan ini antara lain; target 2026: Memastikan seluruh program kerja yang sudah dianggarkan berjalan optimal sejak awal tahun. Pemantauan Ketat, baik pejabat yang baru dilantik maupun yang tetap di posisi lama akan terus dievaluasi kinerjanya secara berkala. Pejabat yang tidak mampu mencapai target akan diberikan sanksi, mulai dari teguran hingga kemungkinan rotasi kembali.
Meski fokus saat ini ada pada level pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Robinsar memberikan sinyal bahwa perombakan di level Eselon III dan IV akan dilakukan dalam waktu dekat untuk melengkapi struktur percepatan kerja tersebut.
“Segera insyaallah. Dalam rangka percepatan juga, kita akan lakukan (rotasi Eselon III dan IV) dalam waktu dekat,” pungkas Robinsar. (Red/Arise)







