Home / Daerah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:54 WIB

Bijak Pilih Makanan Saat Berbuka, Hindari Risiko Penyakit Kronis

Pentingnya memilih makanan sehat saat berbuka puasa untuk jaga keseimbangan gizi dan cegah penyakit l Dok. Munjul-BNC

Pentingnya memilih makanan sehat saat berbuka puasa untuk jaga keseimbangan gizi dan cegah penyakit l Dok. Munjul-BNC

BagusNews.Co – Dinas Kesehatan (Dinkes)Kota Tangerang mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam memilih menu berbuka puasa guna menjaga keseimbangan nutrisi dan menghindari risiko penyakit tidak menular.

Menurut Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni, kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan saat berbuka dapat memicu berbagai masalah kesehatan, terutama jika dilakukan tanpa pengaturan kalori dan aktivitas fisik yang memadai.

“Banyak masyarakat yang langsung mengonsumsi minuman dan makanan manis dalam jumlah besar saat berbuka. Padahal, tambahan gula yang berlebihan bisa berdampak pada peningkatan berat badan dan risiko gangguan kesehatan,” kata Dini, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menegaskan, konsumsi minuman manis seperti sirup, teh manis, dan minuman kemasan secara berlebihan dapat meningkatkan asupan gula harian secara signifikan, yang berpotensi membawa dampak buruk bagi kesehatan jangka panjang.

Selain mengonsumsi minuman manis, makanan tinggi lemak seperti gorengan, santan kental, dan makanan cepat saji juga sering menjadi pilihan saat berbuka. Kebiasaan ini, jika dilakukan secara terus-menerus, dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol, memperbesar lingkar perut, dan meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

Baca Juga :  Kesejahteraan Kepsek-Guru SMA/SMK dan Skh Negeri di Banten Jadi Prioritas Pemprov Banten

Oleh karena itu, Dinkes mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan batas konsumsi gula tambahan yang aman, yaitu maksimal 10 persen dari total kebutuhan energi harian, sesuai dengan pedoman kesehatan nasional.

“Untuk orang dewasa dengan kebutuhan sekitar 2.000 kilokalori per hari, jumlah tersebut setara dengan kurang lebih 50 gram gula atau sekitar empat sendok makan per hari,” terang Dini.

Ia menambahkan, gula tambahan meliputi gula pasir, gula dalam sirup, minuman manis, kue, dan makanan olahan, bukan gula alami yang terdapat dalam buah utuh atau susu. Bahkan, konsumsi gula tambahan sebaiknya dibatasi hingga kurang dari 5 persen dari total energi harian, yaitu sekitar 25 gram (setara empat sendok teh) per hari, untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih optimal.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Hentikan Pengelolaan Sampah dari Tangsel, Ini Alasannya

Selain memperhatikan konsumsi gula, masyarakat juga harus memastikan bahwa asupan karbohidrat, protein, dan lemak terpenuhi secara proporsional, serta dilengkapi vitamin dan mineral dari sayur dan buah.

“Hal ini penting agar kebutuhan gizi harian tetap tercapai meski waktu makan selama Ramadan lebih terbatas,” kata Dini.

Kesadaran akan pentingnya memilih menu berbuka yang sehat dan seimbang sangat relevan, mengingat tingginya prevalensi penyakit tidak menular di Indonesia.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, faktor gaya hidup dan pola konsumsi makanan berperan besar dalam peningkatan angka kejadian hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Oleh karena itu, edukasi dan promosi pola makan sehat harus terus diperkuat, terutama selama bulan Ramadan. (Red/Munjul)

Share :

Baca Juga

Daerah

ARSADA Provinsi Banten Diminta Berkolaborasi Tangani TBC

Daerah

Wakil Walikota Serang Ajak Warga Pilah Sampah, Potensi Sumber Ekonomi Baru

Daerah

Serah Terima Jabatan Gubernur Banten di DPRD Banten, Andra Soni : Saya Merasa Dejavu

Daerah

Sukseskan Rangkaian Acara HUT RI ke-77 di Provinsi Banten, PLN UID Banten Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Daerah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Temui Korban Banjir Teluk Naga Pastikan Percepat Penanganan

Daerah

Inspektorat Pemprov Banten Harapkan OPD Merumuskan Daftar Risiko Pengelolaan Anggaran

Daerah

Hasil Konfercab III, David Solehudin Pimpin Persatuan Alumni GMNI Serang

Daerah

Bupati Pandeglang Tinjau Dampak Puting Beliung, Janji Pemulihan Cepat