Home / Daerah

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:12 WIB

Permudah Terima Aduan MBG dari Masyarakat, Pemkot Serang Siapkan Call Center hingga Website Khusus

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi I Dok. Roy-BNC

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sedang menyusun pembuatan posko pengaduan berbasis call canter dan website khusus yang dapat diakses oleh masyarakat, terutama terkait laporan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Hal ini disampaikan oleh Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi, usai mengikuti rapat koordinasi laporan kegiatan MBG di Kota Serang, yang digelar di gedung Korpri Kota Serang, Senin, 9 Maret 2026.

‎”Sekretariat akan berada di ruang Asisten Daerah (asda) untuk kemudahan akses, sedangkan kegiatan rapat akan digunakan di sini (gedung Korpri),” ungkapnya.

‎Ia menjelaskan nomor telepon dan website untuk layanan pengaduan serta informasi program MBG sedang dalam proses penyusunan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

‎”Setiap masukan atau informasi dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan peran dan tugas masing-masing pihak,” ucap Yudi.

‎Dalam pemantauan yang telah dilakukan bersama Walikota Budi Rustandi, fokus utama adalah pada kualitas menu makanan yang disajikan hingga penyaluran ke sekolah-sekolah.

‎Menurut Yudi, selama pihaknya melakukan monitoring tidak pernah menemukan menu MBG yang bermasalah. Justru permasalahan tersebut muncul saat menjelang Ramadhan hingga sekarang terkait menu yang disajikan.

Baca Juga :  Disnakertrans Kota Serang Buka Layanan Khusus, Antisipasi Modus Penipuan Tenaga Kerja

‎”Saat ini pas menjelang puasa ada beberapa kendala terkait menu. Kami menemukan bahwa tidak semua yang ditugaskan sebagai ahli gizi di setiap Satuan Kerja Pelaksana Gizi (SKPG) adalah ahli gizi profesional karena keterbatasan lulusan,” ungkap dia.

‎Maka, pihaknya mendorong Dinas Kesehatan untuk melakukan pembinaan kembali tentang standarisasi gizi yang akan diberikan kepada penerima manfaat.

‎Yudi juga belum berani menyebutkan secara detail berapa jumlah tenaga ahli gizi yang tidak sesuai dengan kapasitasnya.

‎”Dari 79 SPPG yang ada di Kota Serang, saya belum melakukan pengecekkan secara langsung. Ini baru infomasi dari Dinkes karena mereka yang selalu melakukan pembinaan,” tandasnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Investasi Jadi Modus Sindikat Uang Palsu, Polda Banten Tangkap 14 Pelaku

Daerah

Lagu Bendrong Lesung Dibawakan TP PKK Bante di Lomba Paduan Suara HKG Ke-52

Daerah

Baznas Salurkan ZIS, Bupati Tangerang Tekankan Transparansi dan Manfaat

Daerah

Walikota Serang Ingatkan Kadishub yang Baru, Soroti Penertiban Parkir hingga PAD

Daerah

Al Muktabar Ajak Masyarakat Tingkatkan Partisipasi Politik Dalam Pilkada Banten 2024

Daerah

Sambut Investasi Tiongkok, Pemkab Serang Fokus Percepatan Pembangunan Pulau Tunda

Daerah

LKRA Kota Serang 2024 Masyarakat Diminta Lebih Berinovasi

Daerah

Dinsos Banten Optimalkan Pelayanan Bagi Warga Lansia Terlantar