BagusNews.Co – Pj Gubernur Banten Al Muktabar memastikan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilograng, di Kabupaten Lebak rampung akhir tahun 2023.
Hingga akhir Agustus, pembangunan fisik RSUD Cilograng yang menelan anggaran sebesar Rp 73 miliar telah mencapai 80 persen.
“Kita telah mengecek progres pembangunan RSUD Cilograng, sebagai persiapan operasional RSUD Cilograng akhir tahun ini,” kata Al Muktabar usai meninjau RSUD Cilograng didampingi Pj Sekda Banten Virgojanti, Minggu, 27 Agustus 2023.
Al Muktabar optimis tahun ini juga RSUD Cilograng sudah bisa beroperasi, dimana pemprov tinggal mempersiapkan akses dan lahan parkir yang bisa dikerjakan secara paralel.
“Kelembagaan organisasinya telah kita bentuk. Alat-alat kesehatannya juga sudah siap,” tutur Al Muktabar.
Masih dikatakan Al Muktabar, RSUD Cilograng akan beroperasi sebagai Rumah Sakit tipe C, yang akan memberikan pelayanan rawat jalan, rawat inap, untuk masyarakat di wilayah Banten Selatan.
“Mess untuk paramedis dan staff sudah siap,” jelasnya.
Agar tenaga kesehatan yang bertugas betah, lanjut Al Muktabar, Pemprov Banten telah membangun fasilitas mess yang nyaman untuk paramedis dan staff.
“Para medis harus betah karena bagian dari pengabdian. Termasuk kesiapan pada penempatan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi V DPRD Banten Yeremia Mendrofa meminta Pemprov Banten untuk meresmikan RSUD Cilograng pada 4 Oktober mendatang, saat Provinsi Banten ke-23.
“Kami minta target pembangunan RSUD Cilograng tidak meleset, harus rampung tepat waktu dan mulai beroperasi pada Oktober 2023,” ungkapnya.
Politikus PDI Perjuangan ini melanjutkan, keberadaan RSUD Cilograng sangat diharapkan bisa mencegah meningkatnya kasus stunting di Kabupaten Lebak.
“Kami telah memanggil Kepala Dinkes Banten, untuk mengetahui progres pembangunan RSUD Cilograng dan juga RSUD Labuan,” bebernya.
Berdasarkan data Komisi V, Pemprov Banten ditargetkan memiliki dua rumah sakit baru tahun ini, yakni RSUD Cilograng di Kabupaten Lebak dan RSUD Labuan di Kabupaten Pandeglang.
Pembangunan kedua RSUD tersebut telah dimulai sejak tahun 2020 dan ditargetkan rampung pada 2023. Untuk pembangunan fisik, pada APBD Banten 2022 telah dialokasikan anggaran untuk pembangunan RSUD Cilograng sekira Rp 73 miliar, dan RSUD Labuan sekira Rp 74 miliar.
“Pembangunan RSUD Cilograng dan RSUD Labuan ini kan tujuannya agar masyarakat Banten yang berada di wilayah selatan baik itu di Lebak dan Pandeglang, juga mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak, sehingga pembangunannya harus rampung sesuai target,” urai Yeremia. (Red/Dede)







