Home / Daerah

Rabu, 29 November 2023 - 21:19 WIB

Satgas GKMNU Banten Optimistis Tahun Ini Angka Stunting Dapat Turun

BagusNews.Co – Satuan Tugas Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (Satgas GKMNU) Wilayah Banten saat ini berfokus dalam upaya penanganan stunting di Provinsi Banten. Fokus Satgas GKMNU Banten saat ini, yaitu penanganan stunting di kampung-kampung seluruh Provinsi Banten.

Demikian disampaikan Ketua Satgas GKMNU Banten Ahmad Nuri di sela-sela kegiatan sosialisasi Pelibatan Masyarakat dalam Program Ketahanan Keluarga yang digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama bersama Kementerian Agama (Kemenag) RI di salah satu hotel di Kota Serang pada Rabu, 29 November 2023.

“Target kalau dari keluarga NU di kecamatan minimal untuk tahun ini kita bisa menurunkan stunting 20 persen. Bertahaplah, minimal ada kesadaran karena penanganan stunting kan dimulai dari proses pranikah setelah nikah, setelah dia menjadi ibu hamil, itu kan harus disosialisasikan maka GKMNU ini akan mencari orang-orang yang fokus dan memahami betul bagaimana menangani stunting ini,” ungkapnya..

Baca Juga :  Pemprov Banten Waspadai Pergerakan Harga Beras

Selanjutnya, Nuri menyampaikan satgas GKMNU Banten tengah menyusun tim satgas kabupaten/kota hingga tingkat kelurahan/desa. Dan selanjutnya akan , dilakukan pemetaan wilayah mana saja yang menjadi sasaran dalam mewujudkan enam program GKMNU.

“Hari ini dilakukan rapat koordinasi bersama Satgas GKMNU kabupaten/kota Provinsi Banten dan juga nanti akan membentuk satgas tingkat kecamatan juga nanti akan menggerakkan kader-kader di tingkat kelurahan/desa,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua GKMNU Nasional Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid mengatakan, tujuan dibentuknya GKMNU ini merupakan manifestasi dari visi PBNU dalam memberikan kemaslahatan untuk umat.

“Pembentukan GKMNU untuk membuat program berkualitas supaya warga NU itu meningkat kemaslahatannya itu,” ujar Alissa di sela-sela acara.

Lebih lanjut, Alissa mengatakan, ada enam dimensi yang menjadi fokus kerja GKMNU yang terdiri atas relasi keluarga maslahat, keluarga sehat, keluarga sejahtera, keluarga terdidik, keluarga moderat, dan keluarga cinta alam.

Baca Juga :  Media Gathering 2023, Bank BJB Cetak Laba Rp1,7 Triliun Hingga September

“Mulai dari relasi di dalam keluarga, apakah ada kekerasan, pengasuhan anak yang baik, kemudian ada cekcok, perceraian, itu yang mau kita hindarkan. Lalu dari sisi kesejahteraan kita ingin agar warga NU tidak miskin lagi, memberantas kemiskinan di lingkungan warga NU,” katanya.

Kemudian, Alissa menuturkan dari aisi kesehatan keluarga pihaknya juga ingin membuat program agar para lansia dapat sehat dan ingin memberikan pemahana terkait pentingnya pendidikan di keluarga.

“Kita ingin warga NU itu pendidikannya minimal SLTA, yang ke lima kita ingin warga NU itu moderat hubbul wathon minal iman itulah dan yang terakhir kita ingin warga NU itu cinta alam,” tandasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Diharapkan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Pemprov Banten Resmikan Jembatan Desa Tega

Daerah

DPRD Kota Serang Segera Umumkan Pemberhentian Jabatan Walikota Syafrudin

Daerah

Tiga Dosen Unsera Beri Pelatihan Digital Bagi Anggota Serikat Pekerja

Daerah

Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir dan Longsor di Keranggan dan Kademangan

Daerah

Wujudkan Swasembada Pangan, Pemerintah Akan Bangun 20 Hektar Lahan Irigasi di Banten

Daerah

Tanggap Darurat Sampah, Pemkot Tangerang Selatan Jamin Penegakan Hukum dan Sanksi Tegas

Daerah

Respon Langsung Aspirasi Masyarakat Saat Kunjungan, Andra Soni Tinjau Jembatan Bambu Antar Desa

Daerah

39 Wirausaha Muda di Pandelang Ikuti Award Day Startup DESA 2025