BagusNews.Co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang mengungkapkan terdapat dua wilayah kecamatan yang menjadi titik rawan banjir pada saat pelaksanaan pemungutan suara. Kedua kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Serang dan Kecamatan Kasemen.
Ketua KPU Kota Serang Nanas Nasihudin mengatakan, dua kecamatan tersebut menjadi perhatian pihaknya, karena titik rawan tersebut menjadi wilayah yang berpotensi banjir untuk penempatan Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Kemungkinan cuaca ya, sedang musim hujan. Sehingga ini menjadi perhatian kami di KPU Kota Serang untuk mengantisipasi hal-hal yang seperti itu,” katanya, Selasa, 6 Februari 2024.
Nanas menuturkan, untuk pendirian TPS tidak boleh berada di tepat-tempat yang rawan banjir atau pun longsor.
“Tentunya ini harus di antisipasi, dan tidak boleh TPS didirikan situ,” ujarnya.
Tidak hanya kerawanan banjir, lanjut Nanas, potensi kerawanan longsor juga bisa terjadi di Kecamatan Taktakan yang kondisinya wilayahnya berada di pegunungan.
“Seperti di Kelurahan Sayar, kemudian Cigowong dan Cilowong. Itu kan daerah rawan longsor, maka hal itu juga harus kita pikirkan bersama,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan cuaca, lanjut Nanas, pihaknya akan segera melakukan kegiatan rakor pemetaan kerawanan bersama Panitia Pemilu Kecamatan (PPK).
“Nah itu harus dipersiapakan, dari plan A menjadi plan B. Kemudian apalagi yang mesti dipersiapkan. Misalnya terpal untuk melindungi hujan yang cukup deras, atau mungkin pindah TPS,” ucapnya.
“Mudahan-mudahan kedepannya skema yang kita bikin, ataupun target yang kita bikin ini berjalan sesuai dengan rencana,” tambahnya.(Red/Misbah)







