Home / Daerah

Senin, 5 Desember 2022 - 20:13 WIB

BPBD Banten Tingkatkan Strategi Peringatan Early Warning

BagusNews.Co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten terus meningkatkan strategi peringatan early warning bagi masyarakat, terkait kemungkinan kebencaan hingga prakiraan cuaca disekitar Provinsi Banten.

Seperti yang dilakukan, BPBD Provinsi Banten dengan selalu rutin menginformasikan prakiraan cuaca hasil analisa BMKG melalui website milik BPBD Provinsi Banten dalam kurun waktu beberapa hari kedepan agar bisa diketahui masyarakat luas.

Kepala Pelaksana BPBD Banten, Nana Suryana menjelaskan, hal tersebut sebagai upaya BPBD Banten dalam meningkatkan peringatan early warning agar bisa diketahui masyarakat luas, salah satunya dengan penyebaran informasi seluas-luasnya melalui website BPBD Banten mengenai prakiraan cuaca kedepan.

“Itu sebagai salah satu early warning sistem penyebarluasan informasi update, sebuah sistem peringatan dini yang kita bangun bersama BMKG,” terang Nana Suryana.

Menurut Nana, melalui penyebarluasan dan peringatan early warning tersebut, diharapkan masyarakat bisa lebih siap dalam mengantisipasi bencana melalui kesiapsiagaan dini.

Baca Juga :  BPBD Provinsi Banten Minta Semua Elemen Masyarakat Kabupaten Lebak Proaktif Mitigasi Bencana

Lebih jauh Nana menjelaskan, pada peringatan early warning yang dimuat melalui website milik BPBD Banten tersebut memuat mulai dari deteksi tsunami, deteksi gempa bumi hingga informasi cuaca diberikan secara berkala.

“Infosmasi cuaca, misalnya prediksi hujan lebat, masyarakat bisa mengetahui potensi apa yang bisa terjadi, apakah banjir, longsor, bahkan banjir bandang,” katanya.

Pada sisi lain, Nana Suryana mengajak kepada seluruh masyarakat Banten untuk selalu sadar terhadap pentingnya kesiap siagaan menghadapi berbagai potensi bencana. Dengan kesiapsiagaan, diharapkan dapat meminimalisir adanya korban saat terjadinya bencana.

Lebih jauh Nana menjelaskan, terkait kesiapan personil dan peralatan dalam mengantisapasi korban bencana juga terus dipantau, seperti peralatan early warning yang berada di Pasauran dan Labuan serta Panimbang, pihaknya memastikan kondisinya dalam kondisi baik, sehingga apabila terjadi tsunami alat early warning tersebut bisa langsung digunakan atau dibunyikan sebagai peringatan bagi masyarakat apabila terjadi tsunami.

Baca Juga :  Pemkot Serang Cari Lokasi Alternatif untuk Bangun Gedung Sekolah Rakyat

Meski begitu, pihaknya bersama instansi terkait lainnya telah memetakan daerah-daetah mana saja yang perlu mendapatkan perhatian serius dalam mengantisipasi kejadian bencana.

“BPBD Povinsi, Kementerian, dan BKG sudah memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi besar,” katanya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu tetap waspada terhadap potensi bencana disekitarnya.

“Tapi kalau sudah terjadi bencana, supaya tidak panik, lakukan langkah-langkah sesuai standar prosedur yang sudah diberikan kita, baik yang diberikan melalui pelatihan langsung maupun melalui bookflet, leaflet atau buku saku, ataupun himbauan-himbauan dalam bentuk lain.(ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dirumahkan, Pemkot Tangsel Cari Solusi bagi 1.800 Honorer yang Terancam Di PHK

Daerah

KPU Kota Serang Musnahkan Surat Suara Lebih dan Rusak
Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo l Dok. Arise

Daerah

Terima Kado Saat Kelahiran Putra Kedua, Wakil Walikota Cilegon Lapor KPK

Daerah

Antisipasi Banjir dan Kerusakan Jalan Pemkot Tangerang Normalisasi Saluran Drainase

Daerah

Kelompok Muda Ragukan Bakal Calon Gubernur Banten Bisa Pecahkan Masalah Anak Muda

Daerah

DP3AKKB Banten Upayakan Peningkatan Ekonomi Lewat Pelatihan Tata Boga

Daerah

Pemprov Banten Gelar Program Mudik Gratis 2026, Sediakan 20 Bus untuk 900 Pemudik

Daerah

Pemprov Banten Gelar Rakor Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota