Home / Daerah

Rabu, 10 Mei 2023 - 19:46 WIB

Gelombang Aksi Mahasiswa Sambut Akhir Masa Jabatan Pj Gubernur Banten

BagusNews.Co – Gelombang aksi mahasiswa di Kantor Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang terus terjadi dalam satu pekan terakhir. Para aktivis mahasiswa memilih menyampaikan aspirasinya di jalanan jelang akhir masa jabatan Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

Akhir pekan lalu, Aliansi BEM Banten menggelar unjukrasa di Kantor Gubernur dan DPRD Banten, kemarin puluhan aktivis GMNI Cabang Serang yang melakukan unjukrasa. Sementara hari ini giliran aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Soedirman (KMS) 30 yang menggelar demonstrasi.

Dalam aksinya, mahasiswa menilai Pj Gubernur Banten Al Muktabar dalam satu tahun kepemimpinannya masih menyisakan persoalan-persoalan mendasar yang ada di Banten.

Baca Juga :  Bawaslu Ungkap Kronologi Dugaan Praktik Money Politics di Kecamatan Mancak

Koordinator Umum KMS 30 Jodi Fauzi mengungkapkan, selain angka kemiskinan tinggi, juga tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Banten selalu berada di puncak tertinggi.

“Pada masa kepemimpinan Al Muktabar ini, tingkat pengangguran yang ada di Provinsi Banten memang terjadi penurunan sekitar 0,59 persen, namun Provinsi Banten masih menduduki puncak teratas, sebagai lrovinsi dengan tingkat pengangguran terbanyak di Indonesia,” kata Jodi dalam orasinya, Rabu, 10 Mei 2023.

Sementara Korlap Aksi Bonsu menambahkan, satu tahun masa Pj Gubernur Banten Al Muktabar, ternyata masih belum mampu mencegah praktik-praktik korupsi yang ada di Banten.

Baca Juga :  KPK Kampanyekan Nilai Integritas Antikorupsi Lewat Film di Provinsi Banten

“Kejati Banten juga mencatat, kerugian negara yang dilakukan oleh para koruptor selama tahun 2022 sebanyak Rp 230 miliar. Kerugian tertinggi terjadi pada kasus kredit fiktif di Bank Banten senilai Rp 186 miliar,” tuturnya.

Masih dikatakan Bonsu, sejak dilantik 12 Mei 2022 lalu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar telah gagal membangun harapan masyarakat Banten.

“Beberapa persoalan yang ada di Banten, yang harusnya bisa diatasi, namun menjadi semakin semerawut dan kisruh, termasuk agenda reformasi birokrasi,” tegasnya. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Andra Soni Beri Teladan dengan Ikut Tes Urine ASN Pada HUT Banten

Daerah

Hari Ini PKL Depan Stadion Maulana Yusuf Ciceri Direlokasi

Daerah

HUT ke-23, Kemendagri Apresiasi Kinerja Provinsi Banten

Daerah

Pemkot Serang Tak Akan Rekrutmen Tenaga Honorer di Tahun 2025

Daerah

Aksi Nyata, Gardu Ganjar Beri Bantuan Sumur Bor di Kabupaten Lebak

Daerah

Bapenda Raih Juara Parade HUT Pandeglang: Konsep Superhero Jadi Kunci

Daerah

Sebagai Upaya Penurunan Angka Stunting, BKKBN Kukuhkan Orang Tua Asuh Stunting di Provinsi Banten

Daerah

Pandeglang Tekan Anak Tidak Sekolah Lalui Sinergi OPD