Home / Daerah

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:44 WIB

Jelang Idul Adha, Kebutuhan Hewan Kurban Diprediksi Terus Meningkat

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid | Dok BNC

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid | Dok BNC

BagusNews.Co – Dinas Pertanian (Distan) Banten memperikirakan pada momentum hari raya Idul Adha tahun ini, hewan kurban seperti kambing, sapi, dan kerbau akan meningkat cukup tinggi.

Setidaknya untuk hewan kurban sapi, masyarakat Banten akan membutuhkan sedikitnya 15.316 sapi potong atau meningkat dibandingkan tahun 2022.

“Kita perkirakan ada peningkatan konsumsi sapi potong sekitar 14 persen di tahun ini, kiranya kita butuh 15 ribu lebih sapi potong,” ungkap Kepala Distan Banten Agus M Tauchid, Rabu (25/5/2023).

Selain sapi, kata Agus, diperkirakan terdapat kenaikan jumlah konsunsi masyarakat pada hewan kurban Kambing, domba dan Kerbau.

Baca Juga :  Wakili Banten, Cisauk Masuk 5 Besar Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2023

Diantaranya untuk kambing, kebutuhan masyarakat diprediksi naik 22 persen menjadi 30.522 ekor. Konsumsi Domba naik 23 persen menjadi 26.263 ekor dan Kerbau naik 15 persen menjadi 1.341 ekor.

Meski demikian, terdapat beberapa komoditas ternak yang ketersediaannya masih kurang untuk mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat tersebut. Diantaranya untuk sapi Provinsi Banten hanya memiliki ketersediaan 5.820 ekor, sehingga masih butuh sekitar 9.496 ekor untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Banten.

“Sama dengan Domba kita juga defisit 10 persen dari kebutuhan, yang mana ketersediaan kita hanya 23.637 ekor saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  580 Pengurus DPAC Partai Demokrat Se-Kabupaten Tangerang Dilantik

Sedangkan, untuk Kerbau dan Kambing yang mana ketersediaan kedua komoditas itu mengalami surplus. Untuk Kerbau, Banten mempunyai ketersediaan 2.398 ekor dan kambing 39.257 ekor.

Untuk mencukupi kebutuhan, kata Agus, para peternak di Banten mengandalkan hewan ternak dari luas Provinsi Banten seperti Jawa dan Sumatera.

“Namun distribusi hewan ternak itu akan kita awasi, sebab kita menghawatirkan ada hewan ternak yang terjangkit penyakit Lumpy skin disease (LSD). Setiap hewan ternak yang masuk harus mempunyai Surat Kesehatan Hewan (SKH),” tandasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jelang Rotasi dan Mutasi di Pemprov Banten, Andra Soni Mohon Doa Kepada Ulama Agar Tidak Terganggu Asupan Pihak Lain

Daerah

KPU Banten Ungkap Persiapan Pemilu Telah Mencapai 80 Persen

Daerah

Daya Beli Masyarakat Turun, Ini Kata Peternak Kambing di Pandeglang

Daerah

DPRD Banten Dorong BPOM Serang Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Daerah

Tinjau Tahura Carita, Gubernur Banten Andra Soni: Bisa Dukung Perekonomian Masyarakat

Daerah

Amankan Pelaku dan Barang Bukti, Polda Banten Ungkap Kasus Galian C dan Emas Tanpa Izin

Daerah

Gubernur Andra Soni Serahkan Santunan BPJS kepada Keluarga Atlet PPLP yang Meninggal

Daerah

Banten Kembali Raih Medali Emas Cabor Renang pada POPNAS XVI Sumsel 2023, Yeremia Mendrofa : Ini Sangat Membanggakan