Home / Daerah / Ekonomi / Health

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:26 WIB

Tingkatkan Standar Kebersihan Dapur Gizi, Dinkes Pandeglang Gelar Pelatihan Keamanan Pangan

Para peserta calon pegawai SPPG di kabupaten Pandeglang saat mengikuti pelatihan keamanan pangan| Dok. Difeni-BNC

Para peserta calon pegawai SPPG di kabupaten Pandeglang saat mengikuti pelatihan keamanan pangan| Dok. Difeni-BNC

BagusNews.Co – Sebagai bagian dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), calon pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Cisata mengikuti pelatihan keamanan pangan dan sertifikasi laik higiene sanitasi (SLHS).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang dengan tujuan memastikan seluruh dapur gizi di daerah tersebut memenuhi standar kebersihan dan keamanan sebelum menyalurkan makanan bergizi kepada masyarakat.

Pelatihan ini diikuti oleh 94 peserta yang akan mengisi dua unit SPPG, yaitu SPPG Insan Sinar Cisata dan SPPG Insan Jiput Mandiri. Setiap SPPG terdiri atas 47 pegawai, yang ditargetkan mampu menjangkau sekitar 2.400 penerima manfaat di 27 sekolah di wilayah Kecamatan Cisata.

Koordinator SPPG Yayasan Fastabiqul Khoirot, Babay Muzaki, menyatakan bahwa setiap relawan dan karyawan dapur gizi harus memiliki sertifikat penjamah makanan yang diperoleh melalui pelatihan keamanan pangan yang difasilitasi Dinkes Pandeglang.

Baca Juga :  Datangi Universitas Faletehan, Rano Karno Berikan Kartu Indonesia Pintar Dan Pesan Kepada Mahasiswa

“Para relawan mendapatkan pemahaman mengenai higiene dan sanitasi pangan, regulasi dan peraturan, potensi bahaya kontaminasi pangan, serta materi lain yang berkaitan dengan keamanan pangan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, 3 Desember 2025

Babay berharap seluruh pengelola dapur gizi di Pandeglang mampu menerapkan prinsip higienis dan sanitasi yang baik agar kualitas makanan bergizi yang diberikan selalu aman dan layak konsumsi.

Ia menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting agar makanan yang disalurkan benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Pandeglang Eni Yati menegaskan, pelatihan ini sangat krusial untuk memastikan pegawai memahami pentingnya keamanan pangan dalam program MBG.

“Tujuannya adalah memberikan asupan gizi seimbang bagi kelompok rentan. Pelatihan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang cara mengolah makanan yang higienis agar aman dikonsumsi,” jelas Eni Yati.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Serang Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan MBG di SMPN 1 Kramatwatu

Eni menambahkan bahwa ada tiga aspek utama yang harus diperhatikan oleh seluruh pegawai SPPG, yaitu kebersihan alat, kebersihan diri, dan kebersihan bahan.

“Pelatihan ini mencakup enam materi yang disampaikan oleh tim dari Dinas Kesehatan Pandeglang dan ditargetkan selesai dalam satu hari. Kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh sertifikat yang menjadi syarat pengurusan SLHS di masing-masing SPPG,” ujarnya.

Lebih lanjut, Eni menegaskan bahwa ke depan, Dinkes akan rutin melakukan monitoring terhadap seluruh SPPG untuk memastikan standar higienis terpenuhi dan mengurangi risiko ketidaksesuaian.

“Kami memiliki jejaring puskesmas yang akan bertugas melakukan monitoring minimal satu bulan sekali,” tutupnya. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

BPBD Kota Serang Gelar Mitigasi Bencana di Kasemen

Daerah

Lepas Mahasiswa KKM Untirta, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sampaikan Ini

Daerah

Warga Mekarsari Adukan Tambang Ilegal ke DPRD Banten

Daerah

Cegah Kebocoran Data, Dinas Kominfo Kota Serang Gelar Bimtek Keamanan Siber

Daerah

Lepas Peserta KKM Untirta, Rektor Minta Mahasiswa Identifikasi dan Kembangkan Potensi Desa

Daerah

May Day 2026 di Serang Bakal Meriah, Bupati Ratu Zakiyah Hadirkan Pelayanan Gratis dan Artis Nasional

Daerah

Al Muktabar Salurkan Bantuan dan Jaminan Sosial Penanganan Kemiskinan Ekstrem Kepada Warga Pandeglang

Daerah

Aksi Seruan Penolakan, Ratusan Warga Banten Tolak Proyek PIK 2