Home / Daerah

Selasa, 10 Oktober 2023 - 12:31 WIB

Antisipasi Dampak Kekeringan Lahan Pertanian dan Peternakan, Distan Banten Bangun 10 Sumur Pantek

BagusNews.Co – Dalam mengantisipasi kekeringan dampak fenomena El Nino, Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten telah membangun 10 sumur pantek pada kawasan pertanian dan peternakan di Provinsi Banten.

Kelapa Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan sumur pantek tersebut merupakan upaya yang dilakukan pemerintah dalam membantu para petani, untuk satu sumur pantek setidaknya dapat menjangkau sekitar 20 hektar lahan pertanian.

“Ini dilakukan karena melihat situasi dan kondisi, untuk satu sumur pantek ini dapat menjangkau 20 hektar tapi itu membutuhkan beberapa hari,” ungkap Agus M Tauchid kepada wartawan, Selasa (10/10/2023).

“Kalau bicara idealnya untuk 20 hektar itu membutuhkan 5 sumur pantek agar mencapai konsep sawah dapat tergenangi,” sambunganya.

Selain itu, kata Agus, sumur pantek itu juga diharapkan dapat membantu para petani

Baca Juga :  Dua Pekan Lagi Pemungutan Suara, Pemkot Serang Pastikan Kesiapan Pemilu 2024

“Minimal Konsep sumur pantek ini untuk membantu mitigasi pilihan, setelah padi kan ada pilihan tanaman seperti cabe dan lainnya,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian Distan Provinsi Banten Saiful Bahri Maemun menambahkan pada APBD murni 2023, pihaknya telah membangun 10 sumur pantek, diantaranya Kabupaten Pandeglang 4 titik, Kabupaten Lebak 5 dan 1 titik di Kabupaten Serang.

Sumur pantek tersebut dibangun bertujuan untuk membantu petani untuk mengaliri lahan sawahnya dalam kondisi dampak adaptasi El Nino.

“10 sumur pantek itu dari bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Pertanian sebanyak 9 titik dan 1 titik dari bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana untuk APBD murni 2023,” ujarnya

Sedangkan, kata Saiful, pihaknya juga berencana akan menambah 10 sumur pantek pada APBD Perubahan TA 2023.

Baca Juga :  Al Muktabar Serahkan LKPD Tahun 2022 Kepada BPK Perwakilan Provinsi Banten

“Sehingga pada tahun anggaran 2023 ini kita akan membangun sekitar 20 sumur pantek,” katanya.

Saiful juga menuturkan, terdapat beberapa indikator yang wilayah yang dibangunkan sumur pantek, diantaranya wilayah tersebut masuk dalam daerah yang kekeringan dan jauh atau tidak tersedianya sumber air permukaan (sungai, red).

“Serta untuk kelompok tani yang mempunyai garapam minimal 20 hektar,” katanya.

Selanjutnya, dirinya berharap sumur pantek itu dapat dimanfaatkan oleh para petani, sehingga membantu aktivitasnya dalam bertani.

“Masyarakat dapag memanfaatan bantuan sumur pantek itu untuk segera mengolah lahannya, sehingga petani dapat beraktivitas dan mata pencaharian mereka sebagai petani dapat berjalan,” tandasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Buka Rakorwasda, Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti Harap Sinergitas APIP Terus Bertingkat

Daerah

Pemprov Banten Gandeng Kejati Untuk Maksimalkan Kinerja Pembangunan

Daerah

Indonesia Moeda Banten, Bagikan Ratusan Takjil di Kota Serang

Daerah

Kota Serang Harus Miliki Pesona Ruang Kreatif

Daerah

BKPSDM Kota Serang Akan Hadirkan Psikolog Guna Ungkap Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Salah Satu ASN

Daerah

Tingkatkan Efisiensi dan Keseimbangan Fiskal, Pemkot Serang Ajukan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Daerah

Akibat Tidak Dirawat, Warga Keluhkan Fungsi Taman Sari

Daerah

Tiga Kecamatan di Kota Cilegon Raih Penghargaan Layak Anak