Home / Daerah

Selasa, 31 Oktober 2023 - 09:49 WIB

Dekranasda Banten Bersama Kemendikbudristek Gelar Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Baduy

BagusNews.Co – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten bersama Dekranas berkolaborasi dengan Direktorat Khusus dan Pelatihan Direktorat Jenderal pendidikan Vokasi Kemendikbudristek menyelenggarakan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Bidang Keterampilan Tenun Baduy bagi masyarakat Baduy.

Ketua Umum Dekranasda Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan pelatihan ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan produktivitas hasil tenunan masyarakat Baduy, terutama dalam peningkatan kualitas produk dan persoalan pemasaran.

“Selain melakukan pelatihan, mereka juga akan kita damping agar benar-benar apa yang mereka dapatkan itu diterapkan,” ungkap Tine Al Muktabar usai Pembukaan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Bidang Keterampilan Tenun Baduy di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Senin (30/10/2023).

Untuk itu, kata Tine, pihaknya terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan produktivitas dan kualiatas tenun Baduy, serta memberikan akses pemasaran yang lebih luas.

“Ini hatus berkesinambungan untuk dapat mencapai kapasitas dan kualitas yang memadai, karena kedepan tenun baduy ini dapat menjadi populer,” katanya.

Baca Juga :  Kasus Senjata Api Ilegal, Polda Banten Ringkus Dua Pelaku di Merak

Selain itu, Tine juga menuturkan pelatihan tersebut juga menjadi salah satu upaya yang dilakukan dalam menjaga dan melestarikan budaya. Lantaran pelatihan itu menyasar pada generasi muda.

“Ini juga sebagai pelestarian budaya, karena ini diturunkan kepada generasi muda dan diharapkan nantinya kedepan ini bisa melahirkan motif-motif baru, tentunya yang sesuai dengan ketentuan adat yang ada,” imbuhnya.

Sementara, Sekjen Dekranas yang juga Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI Reni Yanita berharap dengan pelatihan ini, para peserta memiliki standar operasional prosedur (SOP) pada saat bertenun. Sehingga dapat meningkatkan kualitas produk.

“Mungkin dulunya mereka secara otodidak, tapi dengan adanya pelatihan ini mereka dapat mengetahui SOP-nya mulai dari pemilihan benang dan lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, dirinya juga berpesan kepada para peserta untuk dapat mengikuti pelatihan dengan baik, dan diharapkan setelah pelatihan tersebut untuk dilakukan monitoring guna memastikan perkembangan yang diterapkan masyarakat pegiat tenun Baduy.

Baca Juga :  Kabupaten Serang Tampilkan Keunikan dan Kreativitas UMKM di Dekranas Expo 2025

“Apalagini kan sudah difasilitasi Dekranasda Provinsi Banten, Kabupaten Lebak dan kita juga ada monitoring dari Disperindag,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten Babar Suharso menyampaikan dalam kegiatan PKW Bidang Keterampilan Tenun Baduy diikuti 80 orang penenun masyarakat Baduy, dan untuk setiap penenun mendapatkan bantuan berupa alat tenun dan benang.

“Mereka akan mengikuti pelatihan ini selama 35 hari yang meliputi teknik pemasaran, pengenalam marketplace online, peningkatan kualitas produk sampai sumber pembiayaan dari perbankan yang bisa mereka akses,” tandasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya tenun Baduy telah tembus pasar Tiongkok. Shagira Fashion telah melakukan MoU dengan perusahaan asal China guna pengadaan pakaian etnik dari bahan tenun Baduy sebanyak 50.000 piecea per tahun, kontrak tersebut dilakukan pada pameran Trade Ekspor Indonesia (TEI) ke-38 tahun 2023 yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia beberapa waktu lalu, di ICE BSD, Kabupaten Tangerang. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

GMNI Serang Rayakan Dies Natalis GMNI Ke-71

Daerah

Pemprov Banten Masuk Tiga Besar Realisasi APBD Tertinggi di Indonesia Tahun 2022

Daerah

Gagal Maju di Pilkada 2024, Ahmad Wahyudin Nasyar Deklarasikan Gerakan Sosial AWN

Daerah

Pemprov Banten Pastikan Penanganan Kecelakaan Kapal di Perairan Selat Sunda Berjalan Maksimal

Daerah

48 Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Kota Serang Terima Bantuan Atensi Kemensos

Daerah

Desa Kepaten Raih Juara Umum dalam Anugerah Lomba Bulan Bakti Gotong Royong 2025

Daerah

Layani Pemudik 24 Jam, BPJS Kesehatan Buka Posko Mudik 2026 di 8 Titik Strategis

Daerah

Capaian Program Serang Mengaji Melonjak Signifikan, Distribusi Al-Quran Didukung Penuh Tanpa APBD