BagusNews.Co – Sebanyak 48 orang tua murid Sekolah Rakyat (SR) di Kota Serang menerima bantuan atensi dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Galih Pakuan Bogor.
Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Dinas Sosial Kota Serang, Rabu, 25 Februari 2026. Turut hadir Kepala Sentra Galih Pakuan Bogor Dian Bulansari.
”Hari ini kami memberikan bantuan untuk 48 kepala keluarga (KK) atau orang tua siswa SD Sekolah Rakyat. Sebenarnya saat ini jumlahnya 96 siswa, tapi kami berikan bantuan 48 siswa, karena ada yang adik kakak di dalam satu keluarga,” ujar Dian.
Ia menjelaskan penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program konprehensif untuk memastikan keberlangsungan pendidikan anak sekaligus kemandirian orang tua murid.
”Anaknya disekolahkan, keluarganya kita bantu. Nanti rumahnya ada program 3 juta rumah yang akan diberikan oleh pemerintah juga,” terang dia.
Dian menyebut total bantuan yang disalurkan pada tahap awal ini mencapai Rp144 juta, terdiri dari 12 item perlengkapan tempat tidur dan masak.
Antara lain kasur, bantal, seprai, lemari pakaian, selimut, handuk, rak piring, magicom, karpet, kompor gas, gas melon, dan selang regulator.
Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil asesmen kebutuhan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
”Bantuan ini diberikan secara seragam karena berdasarkan hasil asesmen kebutuhan ibu-ibu orang tua murid,” tambah Dian.
Dian berharap orang tua siswa dapat mendukung anak-anaknya untuk bersekolah, sebab permasalahan utama siswa siswi Sekolah Rakyat adalah tidak betah karena jauh dari keluarga.
”Saya berharap ibu-ibu mendukung anak-anaknya bersekolah. Jangan sampai baru kelas 2 sudah minta pulang,” ucapnya.
”Kami juga minta kepada Pak Wali memberikan support kepada siswa agar tetap anak-anak tetap bersekolah,” sambungnya.
Selanjutnya, pada tahap kedua yang direncanakan pada Maret mendatang, Kemensos akan menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada 36 orang tua siswa SR lainnya, dengan nilai stimulan sebesar Rp3 juta sampai Rp3,5 juta per orang.
”Bantuan kewirausahaan ini diberikan bagi mereka yang memiliki embrio usaha, seperti ternak kambing, ayam, bakso, hingga sembako, agar usaha mereka bisa lebih berkembang,” ungkap Dian. (Red/ Roy)







