BagusNews.Co – Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat melantik 26 orang pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Serang, di Ruang Aula Setda Lantai 1, Rabu, 27 Desember 2023.
Pj Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, adanya PKK di Kota Serang di harapkan dapat membantu pemerintah Kota Serang dalam membangun Kota Serang kedepan. Utamanya berkaitan dengan kesehatan anak-anak dan itu harus di bangun melalui koordinasi mulai dari Kecamatan, Kelurahan dan sampai tingkat RT/RW.
“Karena PKK itu merupakan tulang punggung pemerintah, tanpa peran PKK kita akan sedikit mengalami kesulitan. Tapi kalau ada tim PKK kan enak, jadi informasi-informasi dari bawah kita bisa tau,” katanya.
“Misalnya, nanti mereka bisa mengawal dan mengetahui kesehatan anak-anak yang terindikasi stanting maupun gizi buruk dan itu munculnya dari bawah, jadi harus bergerak sampai kebawah terutama dari keluaraga,” tambahnya.
Yedi mengaku, akan siap memberikan dukungan ketika PKK melakukan kegiatan dan juga akan melibatkan PKK dalam setiap kegiatan.
“Makanya tadi kami sempat berbicara kalaupun ada kegiatan, kami akan melibatkan ibu-ibu. Kemudian kami juga siap bantu dan dukung,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Ketua TP PKK Kota Serang Nurhasanah mengatakan, pihaknya akan siap bergerak seusai tugas dan fungsi nya. Namun program yang paling utama adalah berkaitan dengan penuntasan kasus stanting dan gizi buruk di Kota Serang.
“Insya Allah program yang paling utama itu soal stanting dan gizi buruk, dan itu akan kita lakukan dengan cara melakukan pembinaan keluarga sampai tingkat bawah,” katanya.
Nurhasanah menjelaskan, agar program tersebut bisa terlaksana dengan baik, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dari mulai Kecamatan, Kelurahan dan juga tingkat RT/RW.
“Mungkin dalam waktu dekat, saya bersama tim yang lain akan turun langsung ke masyarakat, untuk memastikan dan mensosialisasikan mengenai tugas dan fungsi PKK itu sendiri. Agar masyarakat lebih tau, lebih paham dan juga tepat sasaran. Biar nanti ketika ada masalah yang di alami oleh ibu-ibu rumah tangga, kita bisa lebih tau. Apalagi perosoal kesehatan anak-anak,” pungkasnya.(Red/Misbah)







