Home / Daerah

Jumat, 2 Februari 2024 - 16:42 WIB

Kurangi Ketergantungan Listrik PLN, Mahasiswa UGM Pasang PJU Tenaga Surya di Tanara

BagusNews.Co – Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menjalani Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) periode IV melaksanakan sejumlah program kerja (proker) di wilayah Pontang, Tirtayasa, dan Tanara (Pontirta).

Beberapa proker yang dilaksanakan Mahasiswa UGM KKN-PPM periode IV, di antaranya pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) dengan panel tenaga surya di Kecamatan Tanara dan report perkembangan mangrove di wilayah Pontirta.

Proker tersebut merupakan tindak lanjut atas perjanjian kerja sama (PKS) antara UGM dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

PKS juga sebagai program pentahelix yang dilakukan Pemkab Serang yang merupakan konsep multipihak dimana unsur pemerintah, akademisi, badan, dan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media massa berkolaborasi serta berkomitmen untuk mencapai tujuan yang sama.

Muhammad Bagus Hidayatullah, mahasiswa UGM KKN-PPM periode IV Tahun 2023, menjelaskan bahwa pemasangan PJU dengan panel tenaga surya dilakukan agar masyarakat mengurangi ketergantungan listrik PLN.

“Salah satu energi alternatif yang sangat mumpuni di Indonesia mungkin juga melingkupi spesifik di wilayah Kecamatan Tanara, Pontang, dan Tirtayasa salah satunya tenaga matahari,” ujarnya sebagaimana rilis yang diterima BagusNews.Co , Jumat, 2 Februari 2024.

Baca Juga :  Jelang Pemilu, Diskominfosatik Kabupaten Serang Tangani Blank Spot di 63 TPS

Lebih lanjut, kata Bagus, para mahasiswa menginisiasi untuk melakukan perakitan dan juga pemasangan lampu penerangan jalan berbasis panel surya, untuk mendukung infrastruktur yang ada di Tanara dengan menggunakan matahari.

“Lampu tenaga surya ini bisa untuk mengurangi penggunana listrik PLN, dan juga meningkatkan efisiensi energi melalui energi terbarukan dari matahari,”terangnya.

Bagus memaparkan, lampu jalan tenaga surya untuk fasilitas umum tersebut tersebar di 12 titik, yakni 6 titik di Tanara dan 6 titik lainnya di Desa Pedalaman sebagai upaya untuk tidak konsumsi lebih dari Listrik PLN.
“Untuk daya tahan tenaga surya, bisa dalam satu malam full dengan kekuatannya sekitar 10 Watt atau sekitar selama 12 jam daya tahannya,” jelasnya.

Report Perkembangan Mangrove

Muhammad Raihan Tifaldi, mahasiswa UGM lainnya, mengatakan bahwa ada beberapa fokus proker KKN-PPM periode IV Tahun 2023, salah satunya permintaan dari Pemkab Serang adalah perkembangan mangrove (bakau).

Perkembangan mangrove yang ada di wilayah Pontang, Tirtayasa, dan Tanara sudah digalakkan sejak tahun 1987 yang kemudian digalakkan kembali pada tahun 2004 dan seterusnya sampai saat ini.

“Akan tetapi, tidak ada report terkait seberapa besar perkembangannya, dan di lokasi-lokasi mana saja yang berkembang dan lokasi yang rusak dan sebagainya untuk keberadaan mangrovenya,”katanya.

Baca Juga :  Kampung Cilaja Berjaya di Festival Gebrag Ngadu Bedug Se-Kabupaten Pandeglang

Oleh karena itu, pihaknya melakukan penelitian terkait perkembangan mangrove menggunakan citra satelit secara waktu atau multiwaktu sejak 1990, 1995 hingga 2023 untuk melihat seberapa banyak mangrove-yang berkembang per waktu tersebut.

Selanjutnya akan di ukur juga dampak jasa lingkungannya itu kandungan karbon yang tersimpan di mangrove tersebut.

“Karena seperti yang diketahui, karbon yang ada di mangrove itu lebih besar tersimpan daripada hutan-hutan tropis yang di daratan. Jadi, itu mungkin salah satu dampak jasa lingkungan keberadaan mangrove yang ada di kawasan Pontang, Tirtayasan dan Tanara,”terang Raihan.

Lebih lanjut, Raihan menerangkan bahwa yang terdapat pada pohon mangrove, yakni perhitungan stok karbon.

Ia mencontohkan, berdasarkan United Nations (UN) itu sudah ada carbon trading-nya. Jadi, seberapa besar daerah bisa mengalkulasikan karbon yang ada di dalam mangrove itu, maka semakin banyak uang yang bakal diterima atau dana untuk menjaga mangrove tersebut.

“Jadi, dengan adanya report carbon ini diharapkan bisa dilanjutkan dari pemerintah daerah untuk mendapatkan dana untuk bisa mengembangkan mangrove tersebut,” tuturnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Masuki Bulan Ramadan 1447 H, Ketua DPRD Banten Fahmi : Momentum Membentuk Kesholehan Pribadi dan Sosial

Daerah

Tim Sepak Bola Banten Raih Dua Kemenangan di Popnas, Satu Langkah Menuju Juara Grup

Daerah

Uji Keamanan Makanan Takjil Ramadan, Dinkes Kota Tangerang Sasar Pasar Tradisional

Daerah

Lurah Pondok Jaya Sebut Selain Kantornya, Tiga Kelurahan Lain Pernah Terjadi Pembobolan

Daerah

Tidak Lolos Tes PPPK, Pemkot Serang Akan Angkat Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu

Daerah

Tinjau Persiapan PSU di Kabupaten Serang, TPS Jadi Perhatian Khusus KPU RI

Daerah

BUMD Banten Kerjasama dengan Produsen Beras, Virgojanti : Kita Lihat Realisasinya Sejauh Mana

Daerah

Pemkab Serang Dukung Program Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan