Home / Daerah

Senin, 18 Maret 2024 - 17:51 WIB

Ketersedian Beras Selama Bulan Ramadan di Kota Serang Capai 1.285 Ton

BagusNews.Co – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Serang  Sony August mengatakan,  ketersediaan komoditi beras selama bulan suci ramadan mencapai 1.285 ton atau cukup sampai Hari Raya Idul Fitri 2024.

“Jadi satu bulan ke depan atau sampai Hari Raya Idul Fitri, beras ini bisa mencukupi,” ujar Sony August, Senin, 18 Maret 2024.

Sony mengatakan, meskipun harga beras saat ini masih tinggi. Akan tetapi masyarakat masih bisa tertolong dengan adanya beras Bulog jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang harganya di bawah beras jenis premium.

Baca Juga :  Atlet BMX Berprestasi Ikut Kejurnas di Yogyakarta Tanpa Dukungan Pemkot Serang

“Kalau untuk beras produksi petani lokal di Kota Serang masih di angka Rp14-17 ribu per kilogramnya, sedangkan beras SPHP itu Rp53 ribu per 5 Kg, berarti sekitar Rp10 ribu per Kg, jadi masih tertolong dengan beras SPHP ini, karena harganya cukup murah,” katanya.

Selain beras, lanjut Sony, komoditas lainnya juga turut mengalami kenaikan, seperti cabai keriting, cabai merah, dan bawang merah.

“Sebagai upaya menanggulangi hal tersebut, kami telah bekerja sama dengan Bank Indonesia perwakilan Banten untuk melakukan gerakan menanam cabai dan bawang merah,” ungkap Sony.

Adapun gerakan menanam cabai tersebut tersebar di setiap kecamatan dengan total luas lahan sekitar 17 hektare, sedangkan bawang merah berada di Kecamatan Kasemen dengan luas lahan 2,6 hektare.

Baca Juga :  Ingin Sekolahkan Anak di SMA Negeri, Orang Tua Siswa Diduga Palsukan KIP

Terkahir, Sony mengatakan, bahwa pengaruh El Nino saat ini sudah terlewati. Tetapi, di sektor pertanian, menurutnya, kondisi usai El Nino malah berdampak baik, karena akan meningkatkan PH tanah yang meningkatkan produksi.

“El Nino ini ada baiknya, karena PH tanah pun akan meningkat otomatis ketika mereka menanam pun akan terjadi peningkatan produksi. Hanya saja, karena terjadi perlambatan tanam yang berkepanjangan, mengakibatkan kurangnya produksi,” pungkasnya.(Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jumlah WNA di Kabupaten Serang Meningkat, Disdukcapil Terbitkan SKTT secara Efisien

Daerah

APBD 2025 Kabupaten Serang Disahkan, Tatu: Target Pendapatan Daerah Rp3,5 Triliun

Daerah

Ulama Kota Serang Tolak Investasi PIK 2

Daerah

Hamil Besar, Ayah Perkosa Anak Kandung Selama Tiga Tahun di Pandeglang

Daerah

Di Luar Peserta PBI BPJS Kesehatan‎, Warga Tidak Mampu di Kota Serang Bisa Nikmati Program Jamkesda

Daerah

Tahapan Seleksi Calon Anggota KPU Empat Kabupaten/Kota di Banten Telah Dibuka

Daerah

Aktivasi IKD di Kota Serang Masih Jauh Dari Target

Daerah

Pemkot Serang Usulkan Penanganan Lima Titik Rawan Banjir ke Pemerintah Pusat