Home / Daerah

Selasa, 16 Januari 2024 - 20:12 WIB

Yedi Rahmat Ajak Pengusaha dan ASN Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

Pj Walikota Serang Yedi Rahmat saat memberikan bantuan kepada anak yang terindikasi stunting di Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa, 16 Januari 2024 I Dok Humas Pemkot Serang

Pj Walikota Serang Yedi Rahmat saat memberikan bantuan kepada anak yang terindikasi stunting di Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa, 16 Januari 2024 I Dok Humas Pemkot Serang

BagusNews.Co – Upaya Pemkot Serang dalam menekan angka stunting di ibukota Provinsi Banten terus digencarkan, hari ini Pj Walikota Serang Yedi Rahmat mengajak semua pengusaha dan ASN untuk terlibat aktif menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting.

Hal itu disampaikan Pj Walikota Serang Yedi Rahmat saat memberikan bantuan kepada anak yang terindikasi stunting di Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa, 16 Januari 2024.

“Jadi kami mengajak semua ASN di Pemkot Serang dan para pengusaha yang ada di Kota Serang, untuk menjadi orang tua asuh bagi mereka, Insya Allah setiap bulan kami akan menyisihkan sebagian rezeki begi mereka,” kata Yedi.

Ia melanjutkan, ada dua anak yang terindikasi stunting dan gizi buruk tepatnya di Kelurahan Sukalaksana dan Kelurahan Tinggar.

Baca Juga :  Sebelum Daftar ke KPU Kabupaten Serang, 9 Parpol Deklarasi Dukung Zakiyah-Najib

“Tentunya kami dari pemerintah Kota Serang akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menurunkan angka stunting dan gizi buruk di Kota Serang,” katanya.

Di tempat yang sama, kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasan menambahkan, berdasarkan data yang diperoleh pihaknya, dari 10 Kelurahan yang ada di Kecamatan Curug, ada 175 anak yang stunting, kemudian10 anak terkena gizi buruk.

“Jadi saya bisa sampaikan data ini di kelurahan saja. Stunting Kelurahan kemanisan 10, Pancalaksana 28, Sukajaya 6, Cipete 22, Curug Manis 25, Sukalaksana 2, Cilaku 22, Curug 20, Sukawana 29, Tinggar 11. Nah itu data stunting di Wilayah Curug berdasarkan data yang di ambil dari masing-masing Kelurahan,” tuturnya.

Baca Juga :  KPU Klaim Kesiapan Pemilu 2024 di Kota Serang Capai 99 Persen

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Banten Rusman Effendi menuturkan, dirinya mengapresiasi terhadap gagasan yang dilakukan oleh Pj Walikota Serang yang ingin menekan angka stunting dan gizi buruk di Kota Serang tanpa membebankan APBD Kota Serang.

“Saya sangat apresiasi langkah ini, apalagi beliau bilang ASN agar dapat menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang terindikasi stunting dan gizi buruk di Kota Serang,” katanya.

Rusman melanjutkan, gagasan orang tua asuh terhadap penekanan anak-anak yang terindikasi stunting dan gizi buruk, merupakan trobosan baru yang ada di Kota Serang.

“Jadi ini bagus sekali, apalagi sampai melibatkan semua pihak saya sangat apresiasi langkah yang diambil pj Walikota Serang ini,” pungkasnya. (Red/Misbah)

Share :

Baca Juga

Daerah

Layanan 10 Hari Balik Nama Sertifikat Tanah, BPN Banten: Uji Coba di Kota Tangerang dan Tangsel

Daerah

Ukur Kinerja Pemerintah Daerah, Ombudsman Banten Lakukan Penilaian Pelayanan Publik

Daerah

Peringati Harkopnas ke-75, Pemprov Banten Dorong Koperasi go-Digital

Daerah

Pemprov Banten Dapatkan Persetujuan Substansi RTRW Dari Kementerian ATR/BPN

Daerah

Al Muktabar Kembali Dilantik Menjadi Pj Gubernur Banten

Daerah

Aksi Seruan Penolakan, Ratusan Warga Banten Tolak Proyek PIK 2

Daerah

Pemkot Serang Bagikan Makanan Tambahan Guna Tekan Angka Stunting

Daerah

25 BUMDes di Kabupaten Pandeglang Tidak Aktif