Home / Daerah

Rabu, 20 Maret 2024 - 20:15 WIB

Program TMMD Resmi Ditutup, Pangdam Siliwangi Apresiasi Pemkab Serang

BagusNews.Co – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Serang secara resmi ditutup. Penutupan program tersebut juga dilakukan serentak se-Indonesia.

Untuk tingkat Provinsi Banten, penutupan TMMD dilaksanakan di Ponpes Modern Shohibul Muslimin, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, Rabu 20 Maret 2024.

Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Mohammad Fadjar memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang telah rutin menggelar kegiatan berkonsep gotong royong ini.

“Kita melaksanakan penutupan TMMD ini secara serentak se-Indonesia. Jadi di Kabupaten Serang ini, adalah salah satunya di jajaran Kodam III,” kata Pangdam kepada wartawan, Rabu 20 Maret 2024.

Ia mengaku punya penilaian tersendiri terhadap TMMD di Kabupaten Serang sehingga menyempatkan hadir.

“Saya melihat cukup bagus. Kekompakan antara aparat, kemudian Forkopimda saling mendukung, sehingga TMMD yang dilaksanakan di Kabupaten Serang, hasilnya bisa dibilang memuaskan,” ujarnya.

Menurut Pangdam, TMMD dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini dulu bernama ABRI Masuk Desa, tetapi seiring Era Reformasi, berganti menjadi TMMD.

Baca Juga :  Kasus Korupsi PT SBM, Bupati Serang Lakukan Evaluasi Menyeluruh dan Pengawasan Ketat

“Ini akan terus dilaksanakan, sampai dengan masyarakat kita, mencapai kesejahteraan yang cukup,” tegasnya.

Terkait capaian TMMD tahun 2024 tingkat Kabupaten Serang, Dandim 0602/Serang Letkol Inf. Mulyo Junaidi menjelaskan, telah dilaksanakan kegiatan dengan dua sasaran, yakni fisik dan nonfisik.

Untuk sasaran fisik, lanjut Mulyo, telah dilakukan pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 507 meter, jalan lingkungan 350 meter, gorong-gorong 2 unit, jembatan 8 meter, dan tembok penahan tanah sepanjang 186 meter.

“Kemudian ada sasaran tambahan, ada rehab musala 2 unit, perbaikan rumah tidak layak huni 5 unit, MCK 1 unit, dan poskamling 1 unit. Untuk non fisik dilakukan berbagai penyuluhan, di antaranya terkait kesehatan, kamtibmas, bela negara, pendidikan, bahaya narkoba, dan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, TMMD dilaksanakan setiap tahun karena cukup berdampak pada perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga :  Praktik Calo Tenaga Kerja Masih Marak, Ini Solusi dari Bupati Serang

“Dengan kegiatan ini, masyarakat diajak kembali menghidupkan gotong royong. Kita tahu bahwa gotong royong ini budaya bangsa kita, dengan kegiatan bersama TNI, masyarakat aktif dan bersemangat,” ujarnya.

Tatu berharap, TMMD yang dilaksanakan bersama TNI akan berkelanjutan dilakukan masyarakat, dengan bergotong royong dalam segala hal.

“Bersama Pemda selain TMMD, TNI juga membantu kegiatan lain. Kami rutin untuk perbaikan rumah tidak layak huni, dan sebanyak 13 ribu rumah yang kami capai, sebagian bersama dilakukan dengan TNI,” ujarnya.

Ia mengucapkan terima kasih terhadap Pangdam III Siliwangi, Danrem 064/Maulana Yusuf, dan Dandim 0602/Serang yang setia membantu pembangunan di Kabupaten Serang.

“Terima kasih atas sinergi dan kolaborasinya. Kami berkomitmen terus melibatkan lintas semua organisasi perangkat daerah, menggabungkan bersama kegiatan TNI,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ingin Membangun Daerahnya, Komarudin Maju Dalam Pileg 2024 Untuk DPRD Kabupaten Lebak

Daerah

Kumala Minta Penegak Hukum Netral dan Tidak Cawe-cawe di Pilkada Banten

Daerah

Bawaslu Banten Dorong Partisipasi Masyarakat Lakukan Pengawasan Pelaksanaan Pemilu 2024

Daerah

Gubernur Banten Andra Soni: Pemprov Banten Dukung Penyelenggaraan Pameran dan Sejenisnya

Daerah

Mantan Relawan Andra-Dimyati Minta Proyek, Agus: Bertentangan dengan Visi Banten Tidak Korupsi

Daerah

Menjelang Idhul Adha, Pj Gubernur Al Muktabar Kendalikan Penyebaran PMK di Provinsi Banten

Daerah

Calon Dokter Untirta dan UI Bisa Koas di RSUD Banten, Al Muktabar Resmikan Teaching Hospital

Daerah

BAM DPR RI Tindak Lanjuti Aspirasi Warga Tangsel soal Ganti Rugi Lahan Tol