BagusNews.Co – Komisi I DPR RI bersama Direktorat Jendral Aplikasi Informatika (Aptika) Kemkominfo RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Pemerintah Kota (Pemkot) yang bertempat di ruang Aula Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Serang, Jum’at, 22 Maret 2024.
Kunjungan tersebut membahas kaitannya dengan terselenggaranya percepatan pembangunan Kota Pintar atau Smart City di Kota Serang, dengan tujuan terwujudnya visi Indonesia maju tahun 2045.
Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan, adanya Kunker ini diharapkan pemerintah Kota Serang maupun Dinas terkait agar secepatnya melaksanaan output yang sudah dicanangkan dan direncanakan.
“Kalau nanti ada kendala yang di hadapi, maka kita siap backup di parlemen. Biar percepatan program smart city ini bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan apa yang di harapkan,” katanya.
Jazuli menjelaskan, bahwa program Smart City tidak hanya dijalankan oleh Diskominfo saja, melainkan lintas sektoral.
“Karena smart city ini bukan hanya tupoksi kominfo saja, tapi karena kominfo ini sebagai leading sector nya,” jelasnya.
“Bila perlu nanti kita di komisi juga mengadakan rapat lintas komisi untuk mempercepat itu,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Layanan Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kominfo RI, Aris Kurniawan menambahkan, Kota Serang terpilih menjadi Kota Smart City dikarenakan Kota Serang sudah melewati batas minimal syarat mewujudkan Kota Smart City.
“Jadi dimulai dari komitmen kepala daerahnya, kondisi pemanfaatan sistem pemerintahan berbasis elektroniknya, sehingga bisa dikembangkan lebih jauh lagi,” katanya.
Menurutnya Aris, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menerapkan program Smart City diantaranya sistem pemerintahannya harus smart, kemudian layanan publiknya tidak repot dan Smart Society.
“Jadi nanti masyarakat tidak lagi mengalami kesusahan atau kerepotan dalam mengurus beberapa hal yang diterapkan oleh pemerintah termasuk pelayanan dasar,” ujarnya
Sementara itu, Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, terkait wacana penerapan Smart City di Kota Serang sebetulnya sudah berjalan, namun hanya tinggal memperkuat dan memperluas penerapan nya saja.
“Memang sebetulnya sudah berjalan, tetapi masih memerlukan evaluasi dan peningkatan beberapa program agar terus berjalan,” tutupnya.(Red/Misbah)







